Pencarian

Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Siap Beroperasi Serap Dana Desa Rp34,57 Triliun

Kamis, 07 Mei 2026 • 23:21:10 WIB
Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Siap Beroperasi Serap Dana Desa Rp34,57 Triliun
Gedung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kahuripan siap beroperasi setelah tahap persiapan selesai.

KOTA TASIKMALAYA — Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Kahuripan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dipastikan siap beroperasi setelah rampungnya tahap persiapan bangunan pada Kamis (7/5/2026). Kesiapan operasional ini ditandai dengan peninjauan langsung oleh personel KMP yang didampingi petugas Babinsa setempat untuk memastikan fasilitas pendukung telah memadai.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digulirkan pemerintah pusat di wilayah Jawa Barat. Kehadiran koperasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Kahuripan melalui pengelolaan sumber daya lokal yang lebih terorganisasi.

Alokasi Dana Desa Capai Rp34,57 Triliun

Pemerintah memberikan dukungan finansial besar untuk memastikan keberlanjutan program ini di seluruh Indonesia. Secara nasional, alokasi dana desa yang ditetapkan mencapai 58,03 persen dari total anggaran, atau setara dengan Rp34,57 triliun, yang dikhususkan bagi pengembangan KDKMP.

Besaran dana tersebut dialokasikan untuk beberapa instrumen penguatan ekonomi desa, antara lain:

  • Pembangunan dan renovasi gedung koperasi di tiap kelurahan/desa.
  • Penyediaan modal kerja bagi pengurus koperasi lokal.
  • Penyediaan infrastruktur pendukung distribusi produk UMKM masyarakat.

Pemanfaatan dana desa yang dominan untuk sektor koperasi ini menandai pergeseran fokus kebijakan pemerintah. Fokus yang sebelumnya menitikberatkan pada infrastruktur fisik dasar, kini mulai beralih ke penguatan lembaga ekonomi kerakyatan secara masif.

Target 30 Ribu Gedung Beroperasi Agustus 2026

Pemerintah mematok target ambisius agar 30 ribu unit gedung koperasi di seluruh Indonesia sudah bisa beroperasi penuh pada periode Juli hingga Agustus 2026. Target ini mengejar momentum penguatan ekonomi nasional melalui jaringan koperasi yang terintegrasi dari tingkat bawah.

Di Kota Tasikmalaya, kesiapan gedung di Kelurahan Kahuripan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan implementasi program di level daerah. Pendampingan dari unsur TNI melalui Babinsa dilakukan guna memastikan proses transisi operasional berjalan kondusif dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Setelah gedung dinyatakan siap, tahap selanjutnya akan difokuskan pada rekrutmen anggota dan pemetaan potensi usaha unggulan di Kelurahan Kahuripan. Pemerintah berharap jaringan KMP mampu memutus rantai distribusi yang merugikan petani maupun pelaku usaha kecil di daerah.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks