Pencarian

Kirab Mahkota Binokasih Perdana di Bogor Libatkan 3.000 Peserta

Rabu, 06 Mei 2026 • 17:28:08 WIB
Kirab Mahkota Binokasih Perdana di Bogor Libatkan 3.000 Peserta
Kirab Mahkota Binokasih melibatkan sekitar 3.000 peserta dalam perhelatan budaya di Kota Bogor.

BOGOR — Pemerintah Kota Bogor tengah mematangkan persiapan perhelatan budaya berskala besar untuk menyambut kembalinya simbol sejarah Pajajaran ke tanah asalnya. Penobatan raja yang secara historis terjadi di wilayah ini menjadi alasan utama Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kota Bogor dikemas secara istimewa dibandingkan wilayah lain.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, mengonfirmasi bahwa kesiapan teknis di lapangan sudah mencapai 90 persen. Pihaknya saat ini fokus pada perbaikan infrastruktur jalan, pengaspalan, hingga pemasangan tenda di titik-titik utama kegiatan.

Mengapa Mahkota Binokasih Dikirab ke Kota Bogor?

Kegiatan ini memiliki nilai historis kuat karena berkaitan erat dengan identitas Bogor sebagai pusat sejarah Kerajaan Pajajaran. Keberadaan Prasasti Batutulis menjadi bukti autentik bahwa prosesi penting kerajaan di masa lalu berpusat di wilayah ini.

"Karena kita tahu Bogor sebagai kota sakral Pajajaran, dan tentu kita akan memberikan yang terbaik. Penobatan raja itu kan adanya di Bogor, ditandai dengan Prasasti Batutulis. Maka Pak Gubernur menginginkan Bogor berbeda dari kota-kota yang lain sebelumnya," kata Firdaus saat ditemui di Museum Bumi Ageung Batutulis, Rabu (6/5/2026).

Sebelum mencapai Bogor, mahkota tersebut telah dikirab dari Kabupaten Sumedang sebagai titik awal rangkaian napak tilas budaya Tatar Sunda. Perjalanan ini kemudian melintasi sejumlah daerah sebelum akhirnya tiba di Kota Bogor untuk pertama kalinya dalam sejarah Milangkala Tatar Sunda.

Melibatkan Kavaleri Kuda hingga Penari asal Bali

Arak-arakan budaya ini diprediksi akan menyita perhatian publik dengan kehadiran pasukan kuda kavaleri dan kereta kencana. Barisan penari akan berada di posisi paling depan untuk memandu iring-iringan kirab di sepanjang rute yang telah ditentukan.

Rincian pengisi acara mencakup perwakilan seni dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Selain itu, terdapat partisipasi dari 14 kampung adat serta keterlibatan delegasi khusus dari luar daerah untuk memperkaya khazanah pertunjukan.

“Ada sekitar 885 penari dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dari Bali ada sekitar 20 penari, lebih kurang sekitar 2000 sampai 3000 nanti akan ikut pawai. Jadi bisa terbayang kemeriahannya,” ujar Firdaus.

Pemerintah Kota Bogor memastikan koordinasi lintas pihak terus berjalan agar pelaksanaan pada Jumat malam nanti berlangsung lancar. Perbaikan akses jalan di sekitar lokasi acara menjadi prioritas guna menjamin kenyamanan ribuan peserta dan masyarakat yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Bagikan
Sumber: jabarekspres.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks