Pencarian

Bandung Barat Siagakan 61 Petugas Periksa 11.944 Hewan Kurban

Selasa, 05 Mei 2026 • 18:32:01 WIB
Bandung Barat Siagakan 61 Petugas Periksa 11.944 Hewan Kurban
Petugas kesehatan hewan memeriksa kondisi ternak kurban di Bandung Barat.

BANDUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menerjunkan 61 petugas pemeriksa kesehatan hewan untuk memantau kondisi belasan ribu ternak kurban. Tim yang terdiri dari dokter hewan dan paramedis ini akan menyisir lapak pedagang serta tempat penampungan hewan di seluruh kecamatan. Langkah tersebut bertujuan menjamin keamanan konsumsi masyarakat menjelang hari raya.

Berdasarkan data teknis, sebanyak 11.944 ekor hewan kurban menjadi sasaran pemeriksaan fisik secara maraton. Petugas fokus memantau gejala klinis penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Setiap hewan yang dinyatakan sehat akan mendapatkan label khusus atau sertifikat sebagai bukti layak kurban.

Antisipasi Penyakit Ternak di Belasan Ribu Titik Penampungan

Pemeriksaan menyasar berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kerbau, hingga domba dan kambing yang masuk ke wilayah Bandung Barat. Petugas di lapangan wajib memastikan setiap hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Hal ini menjadi prosedur standar untuk menekan risiko penularan penyakit lintas wilayah.

Tim kesehatan hewan ini akan bekerja secara mobile hingga hari pelaksanaan penyembelihan. Selain memeriksa kondisi fisik seperti mata, mulut, dan suhu tubuh, mereka juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai sanitasi kandang. Standar kebersihan tempat penampungan menjadi faktor penentu kesehatan ternak selama masa tunggu.

Kebutuhan Hewan Kurban di Jawa Barat Naik 20 Persen

Lonjakan permintaan hewan kurban di Jawa Barat tahun ini tercatat mencapai 20 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan signifikan tersebut mencerminkan pulihnya antusiasme masyarakat dalam beribadah kurban serta stabilitas ekonomi daerah. Kondisi ini menuntut pengawasan yang lebih ketat di pintu-pintu masuk distribusi ternak.

Bandung Barat merupakan salah satu wilayah strategis yang menjadi titik transit sekaligus pasar besar bagi komoditas ternak di Jawa Barat. Dengan kenaikan volume transaksi, pemerintah daerah memperketat pengawasan agar tidak ada hewan sakit yang lolos ke tangan konsumen. Koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat terus diperkuat untuk memantau pergerakan stok di pasar-pasar hewan.

Masyarakat diimbau untuk lebih teliti saat membeli hewan kurban dengan memeriksa tanda kesehatan yang diberikan petugas. Pastikan hewan tidak cacat, cukup umur, dan memiliki nafsu makan yang baik. Pengawasan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Bandung Barat yang akan melaksanakan ibadah kurban.

Bagikan
Sumber: koran.pikiran-rakyat.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks