CloudNC Kantongi Pendanaan $20 Juta untuk Otomatisasi Manufaktur CNC

Penulis: Gilang Permana  •  Rabu, 09 September 2026 | 11:07:01 WIB
CloudNC mengumumkan perolehan pendanaan Seri B senilai $20 juta yang dipimpin oleh Nimble Ventures untuk memperluas adopsi perangkat lunak CAM Assist.

JAWA BARAT — CloudNC, pengembang perangkat lunak untuk industri manufaktur, resmi mengumumkan perolehan pendanaan tambahan Seri B senilai $20 juta. Investasi terbaru ini menandai suntikan modal besar pertama perusahaan dalam empat tahun terakhir, setelah sebelumnya mengumpulkan dana pada 2020.

Putaran investasi ini dipimpin oleh Nimble Ventures, dengan partisipasi dari Calculus Venture Capital, Entrepreneur First, LM Capital, serta Lockheed Martin Ventures—cabang investasi raksasa kedirgantaraan Amerika Serikat. Co-founder sekaligus CEO CloudNC, Theo Saville, mengungkapkan bahwa dana segar ini akan digunakan untuk memperluas adopsi produk utama mereka, CAM Assist, serta memperkuat operasional go-to-market di pasar yang sudah ada maupun pasar baru.

Apa Itu CAM Assist dan Mengapa Penting

CAM Assist adalah perangkat lunak bertenaga AI yang dirancang untuk mengotomatisasi sebagian proses pemrograman CNC (Computer Numerical Control). CNC sendiri merupakan proses penggunaan mesin terkontrol komputer untuk memotong atau membentuk material secara presisi menjadi komponen yang dipakai di industri otomotif, pertahanan, hingga perangkat elektronik konsumen.

Dalam alur kerja konvensional, seorang programmer CAM harus menentukan secara manual bagaimana sebuah komponen dipegang, alat potong apa yang digunakan, hingga strategi pemesinan yang tepat. CAM Assist menawarkan pendekatan berbeda: perangkat lunak ini menempel pada sistem CAM tradisional seperti Autodesk Fusion atau Mastercam untuk membantu pengambilan keputusan strategis.

"Sistem CAM tradisional memang kuat, tetapi di sebagian besar alur kerja, sistem tersebut masih menjadi alat yang mengharuskan programmer menentukan secara manual bagaimana komponen harus dikerjakan," ujar Saville.

Perangkat lunak ini bekerja dengan memilih alat yang sesuai, menentukan arah pendekatan, mengatur kecepatan potong dan laju pemakanan, lalu menyusun kode yang dibutuhkan untuk menggerakkan mesin CNC. Hasilnya kemudian ditinjau, diedit, dan disetujui oleh pengguna sebelum dieksekusi.

Bukan Menggantikan Manusia, Justru Mempercepat Kerja

Saville menegaskan bahwa tujuan CAM Assist bukanlah menghilangkan penilaian ahli dari proses manufaktur. Sebaliknya, perangkat lunak ini dirancang untuk membantu pekerja terampil menjadi lebih efisien dan produktif.

"Jika CAM tradisional adalah kotak peralatan yang kuat, maka CAM Assist lebih seperti asisten ahli yang duduk di samping programmer, mengotomatiskan sebagian besar pemikiran awal dan pengaturan berulang sehingga manusia dapat meninjau, memperbaiki, dan menyetujui pendekatan tersebut," jelasnya.

Hingga saat ini, lebih dari 1.000 bengkel mesin di seluruh dunia telah menggunakan CAM Assist. Sekitar 80 persen dari basis pelanggan perusahaan yang mencakup produsen dan perusahaan manufaktur berada di Amerika Serikat. CloudNC sendiri saat ini mempekerjakan 80 karyawan.

Quote Agent: Produk Baru untuk Estimasi Biaya

CloudNC juga tengah mengembangkan produk baru bernama Quote Agent yang menyasar kebutuhan produsen. Produk ini membantu bengkel mesin menilai perkiraan biaya dan risiko sebuah proyek baru, sehingga mereka bisa bergerak lebih cepat untuk menerima atau menolak pekerjaan. Quote Agent dijadwalkan meluncur pada bulan depan.

Saville mengaitkan pengembangan produk ini dengan kondisi geopolitik dan dinamika industri saat ini. Bengkel mesin di Amerika Serikat tengah berupaya melakukan reshoring—memindahkan produksi kembali ke dalam negeri—sementara di saat bersamaan terjadi kekurangan pekerja terampil di sektor manufaktur.

"Bengkel mesin perlu membuat penawaran lebih cepat, memprogram lebih cepat, dan menghasilkan lebih banyak dengan orang serta mesin yang sudah mereka miliki," kata Saville.

CloudNC didirikan pada 2015 oleh Theo Saville bersama Chris Emery yang kini menjabat sebagai chief science officer. Perusahaan mengklaim telah menghabiskan bertahun-tahun meneliti kompleksitas pemesinan CNC, sebuah tantangan yang oleh Saville digambarkan dengan analogi menarik: "Ada lebih banyak cara untuk mengerjakan komponen CNC standar daripada jumlah atom di alam semesta."

Reporter: Gilang Permana
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top