Bupati Cianjur Dorong HIPMI Perluas Pasar Kelapa, Kopi, dan Kakao Lokal Lewat Hilirisasi

Penulis: Feri Andika  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:04:02 WIB
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menghadiri pelantikan pengurus BPC HIPMI Cianjur di Cianjur, Senin (17/2/2025).

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menilai kehadiran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian berharap pengurus HIPMI yang baru dilantik mampu membuka pasar lebih luas bagi komoditas unggulan lokal seperti kelapa, kopi, cokelat, dan teh melalui skema hilirisasi.

CIANJUR — Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menaruh harapan besar pada kepengurusan baru Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Cianjur. Menurutnya, percepatan pertumbuhan ekonomi bisa dimulai dari hilirisasi komoditas unggulan lokal agar memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar yang lebih luas.

"Kami sudah berbicara dengan rekan-rekan HIPMI. Pemerintah daerah tentu mendukung langkah yang akan dilakukan, termasuk inovasi baru yang relevan dengan tahun sekarang dapat terwujud," kata Wahyu di Cianjur, Senin.

Target Investasi Naik 25 Persen di Tahun Pertama

Ketua Umum BPC HIPMI Cianjur Cahya Ibrahim menargetkan kenaikan investasi secara bertahap selama tiga tahun masa baktinya. Pada tahun pertama dan kedua, organisasi menargetkan peningkatan investasi sebesar 25 persen, lalu melonjak hingga 50 persen di tahun ketiga.

Untuk merealisasikan target itu, HIPMI Cianjur berencana mengundang investor masuk ke daerah. "Kami ingin mengundang investor ke Kabupaten Cianjur dan menjadikan Cianjur sebagai tuan rumah investasi di tahun 2027," ujar Cahya.

HIPMI Siap Jadi Jembatan Modal bagi UMKM

Selain fokus pada investasi skala besar, kepengurusan baru HIPMI Cianjur berkomitmen memfasilitasi keluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bupati berharap HIPMI mampu menjadi solusi bagi UMKM dalam mendapatkan kemudahan permodalan hingga akses pasar yang lebih luas.

"Kami berharap HIPMI dapat menjadi pendongkrak roda perekonomian di Cianjur, membantu berbagi kesulitan yang dialami para pengusaha terutama pelaku UMKM," tegas Wahyu.

Langkah konkret pun sudah dijalankan. HIPMI Cianjur telah menandatangani nota kesepahaman dengan Bank BJB dan tengah menjajaki kerja sama serupa dengan bank Himbara lainnya. Salah satu program yang diupayakan adalah pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp100 juta tanpa jaminan bagi pelaku UMKM.

12 Bidang Strategis Siap Bekerja Selama Tiga Tahun

Cahya menjelaskan, kepengurusan yang baru dilantik akan langsung fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi yang terbagi ke dalam 12 bidang strategis. Setiap bidang diproyeksikan menjalankan program kerja berkesinambungan selama tiga tahun masa bakti.

Langkah awal yang akan digelar adalah Rapat Kerja Cabang (Rakercab) untuk mematangkan program kerja setiap bidang. Dengan demikian, kontribusi HIPMI terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor perekonomian bisa segera terukur.

Reporter: Feri Andika
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top