Usai Gempa Guncang Flores, Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Akses Jalan dan Air Bersih Korban Tertangani

Penulis: Ivan Setiawan  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 00:28:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menghadiri rapat koordinasi darurat pascagempa Magnitudo 7,7 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026).

LABUAN BAJO — Akses jalan dan jembatan bagi korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan Kementerian PU terus dikebut penanganannya.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi darurat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026), yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno bersama sejumlah menteri, wakil menteri, TNI-Polri, dan kepala daerah.

"Pagi tadi kami sudah cek kondisi di lapangan. Untuk beberapa titik sudah mulai tertangani, tetapi masih ada yang perlu kami selesaikan. Ada satu jembatan yang masih harus ditangani dan kami terus berpacu agar bisa segera ditangani," kata Menteri Dody.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di NTT telah diinstruksikan menangani ruas jalan terdampak secara bertahap, mendahulukan akses yang dibutuhkan untuk mobilitas warga dan distribusi bantuan.

"Kami sudah koordinasikan dengan teman-teman balai (UPT) untuk bergerak ke titik-titik yang membutuhkan penanganan. Kalau ada kebutuhan tambahan, kami siap membantu dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain," kata Dody Hanggodo.

Dukungan air bersih turut disiapkan Direktorat Jenderal Cipta Karya lewat mobilisasi sarana dan peralatan pendukung. Di Kabupaten Nagekeo, dua dari 3 unit Mobil Tangki Air (MTA) sudah beroperasi, satu unit lainnya MTA pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo, dilengkapi 16 unit hidran umum (HU) — delapan unit untuk kebutuhan saat ini, delapan unit pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo.

"Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani," ujar Menteri Dody.

Kerja lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan Polri ditegaskan Menteri Dody sebagai kunci penanganan, sementara UPT NTT terus memantau kondisi infrastruktur demi menjaga akses masyarakat dan distribusi bantuan selama tanggap darurat.

Reporter: Ivan Setiawan
Back to top