Gelombang Tinggi 4 Meter Mengancam Pantai Selatan Garut, BPBD Imbau Nelayan dan Wisatawan Waspada

Penulis: Gilang Permana  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36:01 WIB
Petugas Satpolairud Polres Garut berpatroli di kawasan pantai selatan Garut, Jawa Barat, untuk mengantisipasi kecelakaan laut akibat gelombang tinggi.

GARUT — Potensi gelombang tinggi hingga 4 meter diprakirakan melanda perairan selatan Garut, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut meminta nelayan dan wisatawan meningkatkan kewaspadaan.

Prakiraan ini berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis untuk wilayah perairan Garut. Pada 16-17 Agustus 2026, tinggi gelombang diperkirakan berada di angka 1,25 hingga 2,5 meter, sebelum meningkat signifikan pada hari berikutnya.

Potensi Gelombang Sedang di Perairan Garut

Sekretaris BPBD Kabupaten Garut, Abud Abudullah, menyampaikan bahwa saat ini terdapat potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,9 meter di perairan selatan Garut. Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi laut melalui informasi resmi dari BMKG.

"Peringatan gelombang tinggi terdapat potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,9 meter di perairan ini," kata Abud Abudullah saat dihubungi dari Garut, Minggu.

Ia menjelaskan, prakiraan cuaca maritim dari BMKG mencatat rata-rata ketinggian gelombang di perairan Garut pada 16 Agustus 2026 berada di kisaran 1,25 sampai 2,5 meter.

Imbauan untuk Nelayan dan Wisatawan

BPBD Garut bergerak mengimbau masyarakat pesisir, khususnya wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan, untuk selalu waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini.

"Harap berhati-hati dan ikuti arahan dari otoritas setempat," katanya menegaskan.

Patroli Gabungan Satpolairud dan Balawista

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut turut meningkatkan patroli di kawasan pantai. Kepala Satpolairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan jajarannya berkolaborasi dengan Balawista untuk mengamankan objek wisata pantai dari potensi kecelakaan laut.

Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kecelakaan laut sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi wisata. Wisatawan diimbau untuk tidak bermain air terlalu jauh ke tengah.

"Mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk selalu jaga keselamatan di pantai, dan tidak bermain air terlalu ke tengah," ujar Iptu Aep Saprudin.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top