JAWA BARAT — Kepastian ini disampaikan Sekjen AIFF Kalyan Chaubey. Ia menjelaskan bahwa regulasi FIFA Matchday membatasi tim hanya boleh memainkan maksimal empat pertandingan dalam satu jendela internasional, sehingga India harus memilih antara turnamen ASEAN atau duel kontra Tim Samba.
"Ada permasalahan teknis juga karena hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan dalam jendela tersebut [FIFA Matchday]. Kami sudah memberi tahu FIFA dan juga ofisial sudah mengerti kenapa kami terpaksa mengambil keputusan ini," tutur Chaubey, dikutip dari Strait Times.
"Bermain melawan Brasil mungkin jadi kesempatan sekali seumur hidup bagi pemain India. Ini adalah sesuatu yang bisa mempromosikan olahraga ini di seluruh penjuru negara," ujarnya.
Rencana awal, India ingin mengirimkan tim kedua ke turnamen ASEAN sementara skuad utama bersiap menghadapi Brasil. Namun, kebijakan ketat soal batas maksimal empat laga dalam satu periode FIFA Matchday membuat skenario itu mustahil dijalankan.
Dengan mundurnya India, PSSI dan penyelenggara turnamen harus bergerak cepat mencari pengganti. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai tim mana yang akan mengisi slot kosong yang ditinggalkan India di Grup A FIFA ASEAN Cup.