BANDUNG — Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat menembus 75,90 poin pada 2025, tumbuh 0,98 poin atau 1,31 persen dibanding periode sebelumnya. Capaian ini menjadi pertumbuhan tertinggi di tingkat nasional sekaligus rekor tercepat dalam lima tahun terakhir di provinsi tersebut.
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengungkapkan akselerasi IPM ditopang perbaikan signifikan pada dimensi pendidikan dan penguatan daya beli masyarakat. Pertumbuhan ini mengungguli Jawa Tengah yang naik 0,90 poin dan Jawa Timur yang mencatat kenaikan 0,78 poin.
Dimensi pengetahuan menjadi penggerak utama. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas melonjak 3,04 persen menjadi 9,14 tahun, setara tamat SMP. Sementara Harapan Lama Sekolah (HLS) naik 1,72 persen menjadi 13,02 tahun.
Dari sisi ekonomi, pengeluaran riil per kapita tumbuh 2,39 persen menjadi Rp12,45 juta per tahun. Penurunan angka kemiskinan sebanyak 193,92 ribu jiwa turut memperkuat daya beli kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
"Indikator kesehatan yang membentuk harapan hidup mengalami perbaikan. Di antaranya adalah persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sumber air minum layak meningkat," kata Ari di Bandung, Senin.
Umur Harapan Hidup (UHH) warga Jawa Barat naik menjadi 75,53 tahun. Perbaikan ini didorong perluasan akses air minum layak rumah tangga yang tumbuh 0,94 persen poin serta penurunan rumah tangga tanpa fasilitas sanitasi sebesar 0,50 persen poin.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan rekor kenaikan yang hampir menyentuh 1 poin tersebut membuktikan efektivitas arah pembangunan daerah. Ia menargetkan Jawa Barat segera masuk peringkat 10 besar nasional.
"Kenaikan IPM Jawa Barat justru peringkat pertama nasional. Hampir 1 poin kenaikannya," ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Senin.
Dengan tren pertumbuhan saat ini, Jawa Barat dinilai memiliki peluang besar memperbaiki posisi di tingkat nasional. Perbaikan berkelanjutan pada sektor pendidikan formal dan nonformal menjadi kunci utama untuk mempertahankan momentum tersebut.