CIAMIS — Sebelum mengasah strategi dan mengolah fisik di lapangan, para penggawa PSGC Ciamis diwajibkan memastikan kondisi tubuhnya dalam keadaan prima. Manajemen klub menggandeng tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan total sebagai langkah awal mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Pemeriksaan yang berlangsung di Stadion Atletik Prabu Linggabuana itu menjadi gerbang pertama sebelum para pemain menyerap porsi latihan yang telah disusun pelatih. Hasil MCU nantinya menjadi pijakan data bagi tim pelatih dan medis dalam memantau stamina serta kesiapan setiap skuad.
Seluruh pemain menjalani serangkaian tes medis yang cukup lengkap. Agenda tersebut mencakup pemeriksaan fisik dasar, uji laboratorium, analisis kepadatan tulang, fungsi paru-paru, hingga rekam jantung elektrokardiogram (EKG).
Tidak berhenti di situ, tim medis juga melibatkan dokter spesialis ortopedi untuk mengevaluasi kondisi tulang, persendian, serta otot. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi potensi sisa cedera lama yang bisa mengganggu performa pemain saat kompetisi berjalan.
Pelatih Kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, yang akrab disapa Kang Herkis, menyebut pemeriksaan awal ini krusial untuk mengetahui kondisi pemain secara menyeluruh. Menurutnya, hal ini sudah menjadi standar yang selalu diterapkannya di klub mana pun.
“Medical check-up memang diharuskan. Di klub juga memang selalu dilakukan seperti itu. Selama saya melatih di mana pun, pemeriksaan awal sangat penting supaya kita mengetahui kondisi pemain secara menyeluruh. Jadi tidak ada cedera akut, kondisi jantung juga bisa diketahui, sehingga semuanya dapat terukur,” ujar Heri Kiswanto.
Dengan pemetaan kesehatan sejak dini, tim medis dapat merumuskan program pemulihan khusus atau penanganan cepat jika ditemukan masalah pada pemain. Langkah ini dinilai vital untuk menekan risiko cedera selama mengarungi musim kompetisi yang panjang.
“Kalau sejak awal ada masalah kesehatan, tentu bisa segera kita tangani. Dengan begitu pemain bisa menjalani latihan sesuai kondisi masing-masing dan risiko cedera saat kompetisi dapat kita minimalisir,” jelasnya.
Manajemen PSGC menaruh harapan besar melalui pemeriksaan mendalam ini. Seluruh pemain diharapkan mampu memulai persiapan dalam kondisi bugar sehingga dapat menyerap seluruh materi latihan secara optimal sebelum kickoff resmi Liga 2 bergulir.