JAWA BARAT — Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Jonatan Christie yang akrab disapa Jojo harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mengatasi perlawanan Tanaka yang merupakan peringkat tujuh dunia.
Jojo membuka gim pertama dengan dua smash mematikan. Namun, Tanaka yang berusia 26 tahun langsung bangkit setelah tertinggal 3-0. Permainan kombinasi net dan smash menyilang pemain Jepang itu sempat membalikkan kedudukan menjadi 5-4.
Pertarungan poin demi poin terjadi. Kedua pemain saling kejar hingga skor sama kuat 11-11. Di momen krusial ini, Jojo menunjukkan ketenangannya. Smash dan permainan netnya lebih klinis. Meski sempat tertahan di angka 17-17 dan 19-19, mentalitas Jojo menjadi pembeda. Ia menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, Tanaka tampil lebih agresif. Ia sempat memimpin 3-2 dan menjauh 6-3. Jojo tidak tinggal diam. Lewat serangan smash keras, ia menyamakan kedudukan menjadi 8-8.
Adu teknik kelas dunia tersaji di Istora. Jojo berhasil unggul tipis 11-10 saat interval. Pertahanan solid Jojo saat menghadapi smash Tanaka yang tampak mematikan menjadi kunci. Usai interval, Jojo terus menjaga jarak dan sempat unggul 17-13.
Fase kritis terjadi saat kedudukan 19-17. Jojo mencapai match point di angka 20-18, namun Tanaka tak menyerah. Duel sengit berlanjut hingga akhirnya Jojo menutup gim kedua dengan skor 24-22.
Kemenangan ini memastikan langkah Jonatan Christie ke babak semifinal Indonesia Open 2026. Ia akan berhadapan dengan pemain Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, pada Sabtu (6/6).
Pertandingan ini menjadi bukti konsistensi Jojo di turnamen kandang. Dukungan penuh dari suporter di Istora Senayan menjadi energi tambahan bagi peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut.