Gunung Sampah di Bandung Raya Capai 12 Titik, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pasang Target Tiga Hari Bersih

Penulis: Gilang Permana  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:52:00 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menargetkan pembersihan gunung sampah di Bandung Raya dalam tiga hari.

BANDUNG — Timbunan sampah di Bandung Raya kian kritis. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung memasang target tiga hari untuk menuntaskan persoalan ini setelah meninjau langsung titik-titik terparah dalam beberapa hari terakhir.

Langkah ini diambil setelah laporan dari bawah mengungkap bahwa tumpukan sampah sudah mencapai lebih dari 12 titik strategis, termasuk di jalur utama dan kawasan permukiman padat. Kondisi ini memicu keluhan warga dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Lokasi Gunung Sampah dan Dampaknya bagi Warga

Berdasarkan data sementara, titik-titik kritis tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi. Di beberapa kelurahan, sampah bahkan menutup saluran air dan memicu bau tak sedap yang meresahkan warga sekitar.

“Kami menerima banyak laporan dari RT dan RW. Akses jalan sempit, bau menyengat, dan khawatir jadi sumber penyakit,” ujar seorang perangkat kelurahan di kawasan Cibeunying, Kota Bandung.

Target Tiga Hari: Manuver atau Realistis?

Dedi Mulyadi menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Jabar untuk mengerahkan alat berat dan truk pengangkut secara massif. Target tiga hari dinilai ambisius mengingat volume sampah yang menumpuk selama pekan terakhir.

Namun, pemerintah optimistis dengan sistem kerja 24 jam dan koordinasi dengan pihak swasta pengelola sampah. “Kami akan kerja tanpa henti. Ini darurat,” tegas Dedi dalam keterangan resmi.

  • 12 titik gunung sampah teridentifikasi di Bandung Raya
  • Ratusan ton sampah diperkirakan menumpuk di jalur utama dan pemukiman
  • 3 hari target pembersihan yang dipasang Gubernur Jabar

Apa Penyebab Sampah Menggunung di Bandung Raya?

Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab pasti lonjakan sampah ini. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa libur panjang dan terhambatnya pengangkutan dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi pemicu utama.

TPA Sarimukti yang selama ini menjadi andalan Bandung Raya juga disebut dalam kondisi overload. Pemerintah provinsi sebelumnya telah mendorong pembangunan TPA regional, namun realisasinya masih berjalan.

Langkah Lanjutan: Jadwal dan Pengawasan

Setelah target tiga hari, Pemprov Jabar akan mengevaluasi sistem pengelolaan sampah di hulu. Dedi Mulyadi meminta setiap pemkot dan pemkab di Bandung Raya menyiapkan jalur darurat pengangkutan agar kejadian serupa tidak terulang.

Warga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan selama proses pembersihan berlangsung. Pemerintah juga membuka posko pengaduan bagi kelurahan yang masih mengalami kendala pengangkutan sampah.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: bandung.bisnis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top