Pencarian

BPBD Bekasi Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana di 5 Kecamatan, Fokus Kesiapsiagaan Banjir

Senin, 21 September 2026 • 06:16:01 WIB
BPBD Bekasi Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana di 5 Kecamatan, Fokus Kesiapsiagaan Banjir
BPBD Kota Bekasi memperluas program Kelurahan Tangguh Bencana ke Kecamatan Bekasi Utara.

KOTA BEKASI — BPBD Kota Bekasi tidak hanya membentuk kelurahan tangguh di wilayah yang sudah berjalan. Instansi tersebut memperluas jangkauan unit ketahanan bencana serupa ke Kecamatan Bekasi Utara, melengkapi empat kecamatan yang lebih dulu membentuk Kelurahan Tangguh Bencana.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Wiratma Puspita memaparkan perkembangan program tersebut. Selain kelurahan tangguh, instansi terkait menginisiasi pembentukan Satuan Tugas Keluarga Tangguh pada setiap lingkungan Rukun Warga (RW).

Mengapa Kota Bekasi Rentan Banjir

Kondisi geografis wilayah Kota Bekasi tergolong sangat rentan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir. Pemerintah daerah menilai penguatan sistem mitigasi struktural maupun nonstruktural perlu diperkuat melalui pelatihan keterampilan evakuasi bagi warga.

Ketangguhan warga di tingkat kelurahan menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak korban saat bencana melanda. Kolaborasi solid antarpihak diharapkan mampu mewujudkan kawasan permukiman perkotaan yang tangguh serta adaptif terhadap bencana.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Saat Bencana

Wiratma menyatakan bahwa program Kelurahan Tangguh Bencana bertujuan memastikan warga memahami langkah penyelamatan diri. Edukasi mitigasi kebencanaan juga dilaksanakan secara konsisten sejak dini kepada para siswa di sekolah.

"Jadi dengan Kelurahan Tangguh Bencana diharapkan masyarakat lebih siap saat menghadapi bencana. Mereka tahu apa yang harus lakukan saat bencana terjadi," kata Wiratma dalam keterangan kepada RRI.co.id, Senin, 21 September 2026.

Kegiatan sosialisasi rutin tersebut dirancang untuk membentuk pemahaman penyelamatan diri para pelajar secara tepat dan terukur. BPBD berharap pola edukasi ini menular ke lingkungan keluarga masing-masing siswa.

Sinergi Lintas Elemen Jadi Kunci Mitigasi

Wiratma menegaskan bahwa upaya pengurangan risiko bencana menuntut komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan daerah. Aparatur kebencanaan terus berupaya menumbuhkan kesadaran tanggap darurat kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Bekasi.

"Bahwa penanggulangan bencana ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah. Tapi butuh sinergi semua elemen, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pihak lainnya," ujarnya.

Pembentukan Satgas Keluarga Tangguh di tiap RW menjadi ujung tombak program ini di tingkat paling bawah. Warga diharapkan tidak lagi bergantung penuh pada bantuan pemerintah saat banjir datang.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks