CIANJUR — Sebuah truk tangki bernomor polisi B 9796 SEI yang mengangkut 24 ribu liter Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite terbakar di ruas jalan Cianjur menuju Sukabumi, tepatnya di Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, pada Senin. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang truk itu membuat petugas gabungan dari Polres Cianjur dan pemadam kebakaran bekerja cepat menurunkan empat unit mobil pemadam, termasuk satu water cannon milik Polres Cianjur.
Sopir Sempat Padamkan Api dengan APAR, Dua Tabung Tak Berfungsi
Sopir truk, Niko (36), mengaku baru menyadari kebakaran setelah mendengar dua kali suara ledakan dari bagian belakang kendaraan. Ia langsung menepikan truk yang saat itu melaju dan mendapati ban belakang sisi kiri sudah terbakar.
"Saya sempat berusaha memadamkan api dengan APAR, namun keduanya tidak berfungsi dengan baik. Saya memilih menjauh karena api terus membesar," kata Niko kepada petugas di lokasi.
Kepolisian menyebutkan dua tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dibawa sopir tidak berfungsi optimal saat digunakan. Kondisi itu membuat api cepat membesar sebelum petugas pemadam tiba di tempat kejadian.
60 Personel dan Empat Mobil Damkar Dikerahkan Cegah Kebakaran Meluas
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menyatakan bahwa sebanyak 60 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Selain mobil pemadam, empat unit mobil tangki air juga disiagakan untuk mendukung proses pemadaman.
"Tiga mobil pemadam kebakaran diturunkan termasuk satu water canon milik Polres Cianjur, serta empat unit mobil tangki air guna menunjang penanganan cepat agar api dapat segera dipadamkan dan tidak sampai menjalar ke rumah dan kios warga," ujar Aang.
Pihak kepolisian memastikan bahwa selama proses pemadaman berlangsung, arus lalu lintas dari kedua arah ditutup sementara. Pengendara diarahkan menuju jalur alternatif guna mengurai antrean kendaraan yang terus memanjang.
Lokasi Berdekatan dengan Rumah dan Kios Warga
Posisi truk yang terbakar berada di pinggir jalan yang berdekatan dengan permukiman dan beberapa kios milik warga. Petugas pemadam fokus mencegah api menjarah ke bangunan tersebut mengingat muatan truk yang mencapai 24 ribu liter Pertalite sangat mudah terbakar dan berpotensi meledak.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan api dan melakukan pendinginan. Jalur Cianjur-Sukabumi belum dibuka kembali untuk umum. Polres Cianjur mengimbau pengguna jalan untuk menghindari ruas tersebut dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan.