Pencarian

Kelurahan Pasanggrahan Bandung Luncurkan DRAINTRACK, Inovasi Pemetaan Jalan dan Drainase Pakai Aplikasi Strava

Sabtu, 04 Juli 2026 • 18:23:31 WIB
Kelurahan Pasanggrahan Bandung Luncurkan DRAINTRACK, Inovasi Pemetaan Jalan dan Drainase Pakai Aplikasi Strava
Ketua RT Kelurahan Pasanggrahan menggunakan aplikasi Strava untuk pemetaan jalan dan drainase.

BANDUNG — Perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan selama ini kerap tersendat karena data infrastruktur yang tidak akurat. Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, mencoba memutus lingkaran masalah itu lewat inovasi bernama DRAINTRACK, yang resmi diluncurkan Jumat (3/7/2026).

Program ini merupakan singkatan dari Pemetaan Partisipatif Infrastruktur Jalan dan Drainase Berbasis Strava dalam Perencanaan Pembangunan. Gagasannya berasal dari Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pasanggrahan, Faiman, sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP).

Ketua RT Jadi 'Surveyor' dengan Strava dan Meteran

Dalam sistem DRAINTRACK, para Ketua RT dilibatkan langsung untuk menyusuri wilayah masing-masing sambil merekam titik koordinat menggunakan aplikasi Strava di ponsel pintar. Tidak hanya itu, mereka juga mengisi Google Form yang memuat data teknis seperti panjang, lebar, kedalaman saluran, hingga jenis konstruksi dan material yang digunakan. Seluruh pengukuran dilakukan manual menggunakan meteran di lapangan.

Faiman menjelaskan, setiap data lintasan dari Strava kemudian dicocokkan dengan foto bergeotag untuk meminimalkan kesalahan akibat gangguan sinyal GPS, terutama di kawasan permukiman padat. Proses pembersihan dan verifikasi digital dilakukan sebelum data dipakai.

Integritas Data Hulu untuk Cegah Pemborosan Anggaran

“Integritas keuangan negara bermula dari kejujuran data hulu. Perencanaan yang buruk selalu lahir dari data yang kabur, dan Draintrack hadir untuk memastikan setiap usulan pembangunan di Pasanggrahan benar-benar menjadi prioritas yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Faiman.

Setelah melewati validasi, seluruh data dikonversi ke format KML/KMZ dan divisualisasikan melalui Google My Maps. Hasilnya berupa peta digital yang informatif dan siap pakai sebagai dasar penyusunan program pembangunan kelurahan.

Perbaiki Jalan Tanpa Benahi Drainase Dianggap Pemborosan

Lurah Pasanggrahan, Ulfah Sari, menyatakan bahwa kerusakan jalan lingkungan di wilayahnya kerap dipicu oleh sistem drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air akibat sedimentasi. Menurutnya, memperbaiki jalan tanpa membenahi drainase di bawahnya adalah perencanaan yang tidak efektif.

“Inovasi ini memberikan kemudahan bagi kami dalam memperoleh data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan transparan,” tegas Ulfah. Peluncuran DRAINTRACK dihadiri oleh Ketua RW dan RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, PKK, serta mitra kelurahan lainnya.

Ke depan, sistem ini diharapkan mampu menjaga kualitas perencanaan pembangunan di Kelurahan Pasanggrahan secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan data yang terukur, setiap anggaran yang dialokasikan diyakini benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.

Bagikan
Sumber: juaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks