MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka memproyeksikan kawasan industri di Kecamatan Sumberjaya sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru pasca-beroperasinya Kawasan Industri Estate Majalengka (KIEM) di Kertajati. Proyek ini masih menunggu rampungnya sejumlah perizinan sebelum memasuki tahap konstruksi.
Investasi Rp996 Miliar dan Target Penyerapan Tenaga Kerja
Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan optimistis kawasan industri Sumberjaya akan mendorong investasi dan memperluas lapangan kerja. Keyakinan ini didasari data Badan Pengelola Kawasan Rebana yang mencatat realisasi investasi Kabupaten Majalengka mencapai Rp996 miliar pada triwulan pertama 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Indramayu yang mencatat Rp993 miliar dan Kuningan sebesar Rp506 miliar. "Kami optimistis kawasan industri di Sumberjaya segera memperoleh seluruh perizinan sehingga dapat segera dibangun," kata Dena di Majalengka, Selasa.
Hambatan Perizinan Lahan Sawah dan Tata Ruang
Proyek kawasan industri ini belum memasuki tahap konstruksi karena masih menunggu penyelesaian sejumlah dokumen perizinan. Kendala utama ada pada regulasi lahan baku sawah (LBS) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang masih dalam proses koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN.
Menurut Dena, kepastian tata ruang menjadi faktor krusial agar investor memiliki jaminan hukum dalam merealisasikan penanaman modal. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penerbitan RDTR.
Pelatihan Kerja untuk Siapkan SDM Lokal
Selain menyiapkan infrastruktur kawasan industri, Pemkab Majalengka juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan kerja. Salah satu program unggulan adalah Mata Hati di Balai Latihan Kerja Cakraningrat.
Hingga Mei 2026, program tersebut telah menyalurkan sekitar 2.100 peserta ke dunia kerja. "Kami ingin para investor merasa yakin menanamkan modal di Majalengka karena investasi akan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat," ujar Dena.
Mengapa Sumberjaya Dipilih sebagai Lokasi Kawasan Industri Baru?
Kecamatan Sumberjaya dipilih karena lokasinya yang strategis di kawasan Rebana Jawa Barat. Kawasan Rebana sendiri merupakan wilayah pengembangan ekonomi terpadu yang mencakup beberapa kabupaten di Ciayumajakuning.
Kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati dan akses tol Trans-Jawa menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin membangun pabrik di kawasan ini. Dengan selesainya perizinan, Pemkab Majalengka menargetkan groundbreaking kawasan industri Sumberjaya bisa dilakukan pada tahun depan.