BANDUNG BARAT — Hamparan eceng gondok yang menutupi permukaan Sungai Citarum di Cililin mulai diangkut petugas gabungan, Senin (29/6/2026). Tanaman air yang tumbuh cepat itu selama ini menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas air dan mempercepat pendangkalan sungai terpanjang di Jawa Barat tersebut.
Mengapa Eceng Gondok di Citarum Cililin Harus Segera Dibersihkan?
Eceng gondok yang dibiarkan menumpuk dapat menghambat aliran air, mempercepat sedimentasi, dan merusak ekosistem perairan. Di beberapa titik, tumbuhan ini bahkan membentuk hamparan padat yang menyulitkan aktivitas warga di sekitar bantaran sungai.
Pembersihan ini melibatkan personel dari berbagai instansi. Mereka bekerja mengangkut eceng gondok dari permukaan air ke daratan untuk kemudian dibuang ke tempat pembuangan sementara.
Upaya Berkelanjutan Jaga Kualitas Air Sungai Citarum
Aksi pengendalian eceng gondok di Cililin merupakan bagian dari program rutin Pemkab Bandung Barat. Pemerintah daerah menilai pertumbuhan eceng gondok perlu dikendalikan secara periodik, terutama saat musim kemarau ketika debit air menyusut dan tanaman semakin mudah menyebar.
Petugas di lapangan menggunakan peralatan manual dan perahu karet untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses dari tepi sungai. Eceng gondok yang sudah diangkat kemudian dikeringkan sebelum akhirnya diangkut ke lokasi pembuangan akhir.
Dampak Lingkungan Jika Eceng Gondok Tidak Dikendalikan
Selain menyumbat aliran sungai, eceng gondok yang membusuk di air dapat menurunkan kadar oksigen terlarut. Kondisi ini mengancam kehidupan ikan dan biota air lainnya. Jika dibiarkan, pendangkalan sungai akan semakin parah dan berpotensi memicu banjir lokal saat hujan deras.
Pemkab Bandung Barat juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai. Sampah yang terbawa arus kerap tersangkut di akar eceng gondok dan memperparah penyumbatan.
Petugas gabungan menargetkan pembersihan di sepanjang aliran Sungai Citarum yang melintasi Cililin selesai dalam beberapa hari ke depan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menentukan jadwal pembersihan selanjutnya.