GARUT — Keputusan itu dihasilkan dalam Orientasi dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KNPI Garut Tahun 2026 yang digelar beberapa waktu lalu. Forum yang mengusung tema “Akselerasi Peran Pemuda Menjawab Tantangan Pembangunan Daerah Menuju Garut Hebat” itu menjadi ajang penyatuan arah gerak organisasi sekaligus penyusunan program kerja kepemudaan selama setahun ke depan.
Alasan Kesehatan Mental Jadi Prioritas
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, mengatakan isu kesehatan mental dipilih karena menjadi tantangan nyata di kalangan generasi muda. Ia menilai tekanan psikologis semakin berat di tengah derasnya arus teknologi informasi dan media digital.
“Kami ingin pemuda Garut memiliki kesehatan mental yang kuat. Sebab, sehebat apa pun kemampuan akademik, keterampilan, maupun potensi seseorang, semuanya tidak akan berkembang maksimal apabila kesehatan mentalnya terganggu,” ujar Agil dalam keterangannya, Senin (16/6).
Menurut Agil, kesehatan mental merupakan fondasi utama agar pemuda mampu mengembangkan potensi diri secara optimal. Melalui program ini, pihaknya berharap lahir generasi muda yang produktif, sehat, dan siap berkontribusi bagi daerah.
Rumah Ramah Bercerita dan Pelatihan Relawan
Sebagai tindak lanjut, KNPI Garut akan membuka pelatihan relawan kesehatan mental yang dapat diikuti masyarakat maupun kalangan pemuda. Program itu akan melibatkan tenaga profesional, mulai dari psikolog hingga dokter kejiwaan, untuk memberikan pendampingan kepada para relawan.
“Kami akan menggandeng tenaga profesional seperti psikolog dan dokter kejiwaan. Namun yang paling penting adalah kemauan untuk bergerak menjadi relawan kesehatan mental. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dan pemuda yang ingin terlibat,” ucap Agil.
Selain itu, KNPI juga membentuk Rumah Ramah Bercerita. Tempat ini dirancang sebagai ruang aman bagi pemuda untuk berbagi pengalaman, berkonsultasi, dan mendapatkan pendampingan psikologis secara lebih personal.
KNPI Impact: Wadah Kolaborasi Pemuda Garut
KNPI Garut juga mengajak generasi muda bergabung dalam KNPI Impact, sebuah gerakan kolaboratif yang mewadahi kontribusi pemuda di berbagai bidang. Mulai dari sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan UMKM, hingga penanggulangan bencana.
“Hari ini kami masih membuka kesempatan bagi seluruh pemuda Kabupaten Garut yang ingin bergerak bersama KNPI melalui KNPI Impact. Ini adalah ruang kolaborasi bagi siapa saja yang ingin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Agil.
Dukungan Pemkab dan Persiapan Harlah KNPI
Dalam kesempatan tersebut, Agil mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap aktivitas kepemudaan, termasuk penyediaan Gedung Pemuda sebagai pusat kegiatan organisasi. Rakerda itu dihadiri jajaran pengurus DPD KNPI, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), serta perwakilan Pemkab Garut yang dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Asep Mulyana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memfasilitasi berbagai kegiatan kepemudaan. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program-program kepemudaan,” tegas Agil.
Tak hanya menyusun agenda kerja tahunan, DPD KNPI Kabupaten Garut juga mulai mempersiapkan peringatan Hari Lahir (Harlah) KNPI pada 23 Juli 2026. Perayaan tersebut direncanakan dikemas dalam bentuk festival musik yang menghadirkan musisi nasional dan lokal sebagai ruang kreativitas sekaligus sarana pemberdayaan generasi muda.