BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka pendaftaran jalur domisili dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK tahun ajaran 2026. Jalur ini menjadi favorit calon siswa karena memberikan prioritas kepada penduduk yang berdomisili di sekitar sekolah.
Kapan Pendaftaran Jalur Domisili SPMB Jabar 2026 Dibuka?
Jadwal pendaftaran untuk jalur domisili SPMB Jabar 2026 belum diumumkan secara resmi oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Namun, berdasarkan pola tahun sebelumnya, proses pendaftaran biasanya dimulai pada bulan Mei hingga Juni. Calon siswa dan orang tua disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari dinas terkait.
Berapa Kuota Penerimaan untuk Jalur Domisili?
Kuota penerimaan untuk jalur domisili di setiap sekolah bervariasi. Dinas Pendidikan Jawa Barat menetapkan bahwa jalur ini biasanya mendapat alokasi paling besar dibandingkan jalur lainnya, seperti jalur prestasi atau afirmasi. Calon siswa perlu mengecek rincian kuota di masing-masing sekolah tujuan saat pendaftaran dibuka.
Syarat Lengkap Mendaftar Jalur Domisili SMA-SMK di Jabar
Untuk mendaftar jalur domisili, calon siswa harus memenuhi beberapa persyaratan dokumen. Berikut daftar syarat yang umumnya diperlukan:
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran.
- Surat keterangan domisili dari RT/RW setempat jika alamat di KK berbeda dengan tempat tinggal saat ini.
- Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah asal.
- Pas foto terbaru ukuran 3x4 sebanyak dua lembar.
Bagaimana Cara Daftar Jalur Domisili SPMB Jabar 2026?
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SPMB Jawa Barat. Calon siswa harus membuat akun, mengisi data pribadi, memilih sekolah tujuan, dan mengunggah dokumen persyaratan. Verifikasi berkas akan dilakukan oleh panitia sekolah setelah pendaftaran ditutup.
Bagi warga yang tinggal di sekitar sekolah, jalur domisili memberikan peluang lebih besar untuk diterima. Pemprov Jabar menerapkan sistem zonasi untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat di setiap wilayah.