BOGOR — Perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun ini akan digelar di titik yang tak biasa: Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, wilayah barat Kabupaten Bogor merupakan cikal bakal lahirnya daerah yang kini dikenal sebagai Kota dan Kabupaten Bogor.
"Bogor berawal dari wilayah barat," ujar Rudy dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (9/6). Pernyataan ini sekaligus menjawab keingintahuan publik yang selama ini lebih akrab dengan pusat pemerintahan di Cibinong atau kawasan Puncak sebagai ikon Bogor.
Mengapa Malasari?
Desa Malasari dipilih karena letak geografisnya yang berada di kawasan hulu dan menjadi bagian dari wilayah sejarah Pakuan Pajajaran. Rudy menegaskan bahwa peringatan HJB bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merekatkan kembali ingatan kolektif warga terhadap asal-usul daerahnya.
"Kita ingin masyarakat tahu bahwa peradaban Bogor dimulai dari sini. Bukan dari pusat kota, tapi dari desa-desa di lereng gunung," tambahnya. Pemerintah Kabupaten Bogor juga merencanakan rangkaian acara adat dan budaya lokal selama perayaan berlangsung.
HJB ke-544: Antara Tradisi dan Identitas
Hari Jadi Bogor ke-544 tahun ini mengusung tema yang menitikberatkan pada penguatan identitas lokal. Selain upacara adat, akan ada pameran sejarah dan dialog kebudayaan yang melibatkan para sesepuh desa serta akademisi.
Pemusatan acara di Nanggung juga diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke kawasan barat Bogor yang selama ini jarang tersentuh sorotan. Rudy menyebut, potensi alam dan budaya di Nanggung layak menjadi daya tarik baru.
Fakta Singkat HJB ke-544:
- Lokasi utama: Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor
- Tema: Penguatan identitas dan sejarah lokal Bogor
- Rangkaian acara: Upacara adat, pameran sejarah, dan dialog budaya
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menyukseskan acara ini. Rudy berharap, perayaan HJB ke-544 bisa menjadi titik balik kebangkitan kesadaran sejarah di kalangan generasi muda Bogor.