KABUPATEN BOGOR — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mulai menjaring calon siswa untuk program Sekolah Rakyat. Proses penjaringan tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka, melainkan dengan menyasar langsung keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan program tepat sasaran, yakni menjangkau warga dengan tingkat kesejahteraan terendah. Data yang digunakan bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola pemerintah pusat.
Mengapa Penjaringan Tidak Dibuka untuk Umum?
Pendekatan ini berbeda dengan pola penerimaan siswa baru di sekolah reguler yang membuka jalur pendaftaran dan seleksi. Dinsos Kabupaten Bogor memilih metode jemput bola dengan merujuk pada data kemiskinan yang sudah terverifikasi.
Dengan menggunakan data desil 1 dan 2, pemerintah memastikan bahwa bantuan pendidikan berupa akses ke Sekolah Rakyat benar-benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan. Langkah ini juga meminimalisir potensi kesalahan sasaran yang kerap terjadi pada program berbasis pengajuan mandiri.
Desil 1 dan 2: Kriteria yang Digunakan untuk Seleksi
Dalam sistem data sosial ekonomi, desil 1 merupakan kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional. Sementara desil 2 berada satu tingkat di atasnya, namun masih masuk dalam kategori rentan miskin.
Penetapan status desil ini didasarkan pada sejumlah variabel, termasuk pengeluaran per kapita, kondisi rumah, kepemilikan aset, dan akses terhadap layanan dasar. Pemerintah pusat secara berkala memperbarui data ini untuk menjaga akurasinya.
Fakta Singkat Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor
- Penjaringan siswa dilakukan oleh Dinsos Kabupaten Bogor.
- Sasaran program adalah keluarga dalam kategori desil 1 dan desil 2.
- Tidak ada pendaftaran umum; siswa dipilih berdasarkan data DTSEN.
- Program ini diinisiasi untuk memberikan akses pendidikan bagi warga kurang mampu.
Hingga saat ini, Dinsos Kabupaten Bogor masih dalam tahap awal penjaringan. Belum ada kepastian mengenai jumlah total siswa yang akan diterima maupun jadwal dimulainya kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat.