BANDUNG — Manajemen Persib Bandung angkat bicara mengenai keberadaan klub dalam daftar cekal FIFA yang sempat menjadi perbincangan. Dalam pernyataan resmi terbaru, pihak klub mengonfirmasi bahwa proses penyelesaian sengketa dengan pemain asing telah rampung.
“Kami sudah menyelesaikan seluruh kewajiban yang menjadi dasar pencatatan nama Persib dalam daftar cekal FIFA. Status ini kini sudah tidak lagi menghambat aktivitas klub,” ujar perwakilan manajemen dalam keterangan yang diterima, Selasa (11/2).
Penyebab Persib Masuk Daftar Cekal FIFA
Daftar cekal FIFA merupakan sanksi yang dijatuhkan kepada klub yang gagal memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemain atau klub lain sesuai putusan badan sepak bola dunia. Dalam kasus Persib, sanksi ini berkaitan dengan tunggakan pembayaran kepada mantan pemain asing yang sempat membela tim.
Manajemen menyebutkan bahwa masalah tersebut sudah diantisipasi sejak awal musim. Proses negosiasi dan pembayaran dilakukan secara bertahap hingga akhirnya FIFA mencabut nama Persib dari daftar hitam tersebut.
Dampak pada Aktivitas Klub
Status cekal FIFA sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan bobotoh, terutama terkait rencana perekrutan pemain anyar untuk putaran kedua Liga 1 2025/2026. Namun, manajemen memastikan bahwa sanksi tersebut tidak mempan terhadap operasional tim saat ini.
“Tidak ada dampak signifikan terhadap persiapan tim. Semua aktivitas, termasuk proses registrasi pemain baru, sudah berjalan normal kembali,” tambah perwakilan manajemen.
Fakta Singkat soal Daftar Cekal Persib
- Penyebab: tunggakan pembayaran kepada mantan pemain asing.
- Status saat ini: sudah terselesaikan dan tidak lagi masuk daftar cekal aktif.
- Dampak ke tim: tidak mengganggu jadwal pertandingan atau perekrutan pemain.
- Langkah klub: melakukan pembayaran penuh sesuai putusan FIFA.
Dengan selesainya masalah ini, Persib dipastikan bisa bergerak bebas di bursa transfer tanpa hambatan administratif. Manajemen pun berharap bobotoh tetap tenang dan fokus mendukung tim di sisa musim kompetisi.