JAWA BARAT — Pameran ini digelar bertepatan dengan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Lokasinya berada di jantung Kota New York, tepatnya di Rockefeller Center yang ikonik.
Jules Rimet Trophy dan Koleksi 48 Jersey Peserta
Salah satu daya tarik utama adalah instalasi jersey dari seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026. Koleksi ini merepresentasikan keberagaman sepak bola global yang belum pernah terjadi sebelumnya.
FIFA Museum juga menghadirkan Jules Rimet Trophy, trofi yang digunakan pada periode 1930 hingga 1970. Trofi ini dilengkapi dudukan biru aslinya yang jarang dipamerkan ke publik.
Pada hari tertentu, trofi resmi yang akan diterima juara FIFA World Cup 2026 juga akan ditampilkan. Pengunjung bisa menyaksikan langsung piala yang akan diperebutkan 48 tim nantinya.
Robot Boston Dynamics dan Zona Interaktif Outdoor
Hyundai, yang telah menjadi mitra FIFA World Cup sejak 1999, menghadirkan teknologi robotik canggih hasil kerja sama dengan Boston Dynamics. Robot-robot ini dirancang untuk berinteraksi dengan pengunjung dalam aktivitas bertema sepak bola.
Executive Vice President Hyundai Motor Company, Sungwon Jee, mengatakan inovasi dan teknologi mulai menjadi bagian penting dari pengalaman sepak bola modern. "Kami ingin menunjukkan visi 'Next Starts Now' melalui pameran ini," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Selain area indoor, FIFA Museum menyiapkan outdoor fan zone di North Plaza pada 6–19 Juli 2026. Area ini menghadirkan berbagai aktivitas interaktif dan kuis berhadiah bagi pengunjung.
Instalasi Sinematik The Final dan Wall of Champions
Pameran ini juga menampilkan instalasi sinematik bertajuk The Final yang merekam atmosfer laga final Piala Dunia. Pengunjung bisa merasakan sensasi berada di stadion saat momen penentuan juara.
Terdapat pula The Wall of Champions, sebuah penghormatan kepada seluruh pemain yang pernah mengangkat trofi juara dunia. Koleksi ini dikurasi langsung oleh FIFA Museum dari Zurich.
Chief Business Officer FIFA, Romy Gai, menyebut pameran ini menjadi salah satu daya tarik utama selama Piala Dunia 2026. Sementara Managing Director FIFA Museum, Marco Fazzone, menambahkan ruang ini diharapkan menjadi tempat penggemar sepak bola dunia saling terhubung dan merasakan kembali magis Piala Dunia.