BOGOR — Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto yang memiliki bobot 1,2 ton menjadi perhatian dalam prosesi pemotongan hewan kurban di Masjid Raya Nurul Wathon, Kabupaten Bogor. Hewan seberat 1.200 kilogram itu merupakan salah satu dari total 113 ekor sapi dan kambing yang disalurkan Pemkab Bogor ke 40 titik masjid dan musala di wilayah tersebut.
113 Ekor Hewan Kurban untuk 40 Titik Masjid
Pemkab Bogor mendistribusikan hewan kurban secara merata di 40 lokasi ibadah yang tersebar di kecamatan-kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bogor. Total 113 ekor hewan kurban tersebut terdiri dari sapi dan kambing yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada perayaan Iduladha tahun ini.
Distribusi dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan setempat bekerja sama dengan panitia kurban di masing-masing masjid. Proses pemotongan dan penyaluran daging dilakukan sesuai syariat Islam serta protokol kesehatan.
Bobot Sapi Presiden Capai 1,2 Ton, Daging Dibagikan ke Warga
Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto yang dipotong di Masjid Raya Nurul Wathon memiliki bobot mencapai 1,2 ton. Daging dari sapi tersebut langsung dibagikan kepada warga sekitar dan masyarakat yang berhak menerima di wilayah Kecamatan Cibinong dan sekitarnya.
Proses penyembelihan dilakukan oleh tim petugas yang sudah berpengalaman dari masjid setempat. Pantauan di lokasi, warga antusias mengikuti proses pemotongan dan pembagian daging kurban sejak pagi hari.
Fakta Singkat Distribusi Hewan Kurban Pemkab Bogor:
- Total 113 ekor sapi dan kambing disalurkan ke 40 titik masjid/musala
- Sapi kurban Presiden Prabowo berbobot 1,2 ton — tertinggi di antara hewan kurban lainnya
- Distribusi daging menyasar warga di 40 lokasi di Kabupaten Bogor
Pemotongan Serentak di Masjid Raya Nurul Wathon
Masjid Raya Nurul Wathon menjadi pusat pemotongan hewan kurban yang melibatkan tim dari Pemkab Bogor. Selain sapi milik Presiden, sejumlah hewan kurban dari pejabat daerah dan masyarakat juga disembelih di lokasi yang sama.
Kegiatan kurban tahun ini berlangsung kondusif dengan pengawasan dari petugas kesehatan hewan untuk memastikan daging yang dibagikan layak konsumsi. Pemkab Bogor menyatakan akan terus mendukung program kurban sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.