Pencarian

6.000 Warga Padati Pasar Murah Disperindag Jabar di 6 Kabupaten/Kota Jelang Idul Adha, Harga di Bawah Pasar

Selasa, 26 Mei 2026 • 18:20:41 WIB
6.000 Warga Padati Pasar Murah Disperindag Jabar di 6 Kabupaten/Kota Jelang Idul Adha, Harga di Bawah Pasar
Antrean panjang warga memadati Pasar Murah Disperindag Jabar di enam wilayah jelang Idul Adha.

BANDUNG — Antrean panjang terlihat di sejumlah titik Pasar Murah 2026 yang digelar Disperindag Jawa Barat selama tiga hari, 20–22 Mei 2026. Kegiatan ini menyasar enam wilayah: Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Tasikmalaya.

Kepala Disperindag Provinsi Jabar Nining Yuliastiani mengungkapkan, total pengunjung yang hadir mencapai sekitar 6.000 orang. Mayoritas dari mereka adalah ibu rumah tangga yang memanfaatkan momen ini untuk berbelanja lebih hemat.

"Sejak pagi hari, masyarakat terlihat mengantre di sejumlah tenant yang menyediakan beragam komoditas pangan," kata Nining, Sabtu (23/5/2026).

Stok 12 Ton Beras SPHP hingga 350 Kilogram Daging Sapi Disiapkan

Disperindag Jabar menyediakan puluhan ton bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan warga. Komoditas terbanyak adalah beras SPHP sebanyak 12 ton, disusul beras premium 5,93 ton, dan beras medium 2,75 ton.

Untuk minyak goreng, tersedia 10.320 liter Minyakita dan 2.430 liter minyak goreng premium. Selain itu, ada gula pasir 2.638 kilogram, tepung terigu 1.070 kilogram, serta aneka cabai 345 kilogram. Kebutuhan protein juga terpenuhi dengan stok telur ayam 1.140 kilogram, daging ayam ras 650 kilogram, dan daging sapi 350 kilogram.

Tak hanya bahan pokok, pasar murah ini juga menyediakan sayuran segar sebanyak 1.610 kilogram, buah-buahan 190 kilogram, produk perikanan, dan aneka pangan olahan dari 38 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan.

Kolaborasi BUMN dan Subsidi Distribusi Tekan Harga

Seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar berkat kolaborasi antara produsen, distributor, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku usaha ritel, serta dukungan subsidi distribusi. Masyarakat bisa membeli langsung dari produsen sehingga harga lebih terjangkau.

"Kami berharap kegiatan Pasar Murah 2026 dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, memperkuat keterjangkauan pangan bagi masyarakat, serta mendukung pengendalian inflasi daerah menjelang Iduladha," ujar Nining.

Bagikan
Sumber: viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks