DEPOK — Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor yang tergolong nekat. Dalam penggerebekan terbaru, polisi mengamankan sejumlah tersangka yang membawa senjata api saat beraksi. Wilayah operasi komplotan ini membentang dari Kota Depok hingga Kabupaten Bogor.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan atas maraknya laporan kehilangan motor di beberapa titik di Depok bagian selatan. Dari hasil pengembangan, pelaku ternyata memiliki pola operasi yang terorganisir dan kerap berpindah lokasi untuk menghindari kejaran aparat.
Senpi Disita, Pelaku Tak Ragu Melawan
Barang bukti yang diamankan dari tangan para tersangka cukup membuat aparat waspada. Selain puluhan unit kendaraan hasil curian, polisi juga menyita satu pucuk senjata api rakitan yang diduga akan digunakan untuk melawan jika ada warga atau petugas yang menghadang.
“Mereka membawa senpi untuk mengancam korban dan warga yang mencoba menghalangi aksinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta. Pihak kepolisian belum merinci jumlah pasti tersangka dan total kerugian yang ditimbulkan.
Wilayah Operasi: Dari Perumahan hingga Pasar
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini tidak hanya menyasar kendaraan yang diparkir di pinggir jalan. Mereka juga masuk ke area perumahan dan pasar tradisional di Depok. Jika di Depok sudah terlalu panas, mereka bergeser ke wilayah Bogor untuk mencari sasaran baru.
Polisi menduga jaringan ini sudah beraksi selama beberapa bulan terakhir. Para pelaku biasanya beroperasi pada dini hari atau saat pemilik kendaraan lengah. Dengan dibekuknya komplotan ini, polisi berharap angka curanmor di wilayah hukum Polres Metro Depok bisa menurun drastis.
Fakta Singkat Kasus Curanmor Bersenpi Depok
- Lokasi operasi: Kota Depok hingga Kabupaten Bogor.
- Barang bukti: Satu pucuk senjata api rakitan dan puluhan unit kendaraan bermotor.
- Modus: Beraksi saat dini hari, membawa senpi untuk mengancam korban.
Langkah Polisi: Kembangkan ke Jaringan Lain
Pasca-pengungkapan ini, Satreskrim Polres Metro Depok masih terus melakukan pendalaman. Mereka tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain yang masih buron atau jaringan pemasok senjata api yang digunakan para pelaku.
“Kami akan kembangkan untuk menangkap pelaku lain dan memutus rantai kejahatan ini. Masyarakat juga kami imbau untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” tambah Kasat Reskrim. Polisi juga mengimbau warga untuk menggunakan kunci ganda dan tidak memarkir kendaraan di tempat sepi.