JAWA BARAT — Alih-alih menunggu perintah, agen AI baru Google dirancang untuk mengambil inisiatif. Sistem ini tidak hanya mengirimkan tautan, tetapi mampu merangkum laporan keuangan, membandingkan perspektif dari berbagai sumber, dan menjelaskan mengapa suatu peristiwa penting bagi penggunanya. Bagi pengguna di Indonesia yang gemar memantau pergerakan saham atau mengincar tiket pesawat murah, fitur ini bisa menjadi asisten pribadi yang tidak pernah tidur.
Dari Saham sampai Tiket Bioskop: Apa Saja yang Bisa Dipantau?
Google memberikan beberapa contoh konkret. Seorang investor bisa membuat agen untuk melacak harga saham perusahaan tertentu, merangkum laporan laba rugi, dan memberi peringatan saat terjadi lonjakan harga yang signifikan. Agen yang sama juga bisa digunakan untuk memonitor tren ekonomi makro.
Untuk kebutuhan sehari-hari, agen ini bisa melacak harga tiket pesawat untuk liburan yang akan datang, mengikuti skor pertandingan tim sepak bola favorit secara langsung, atau memantau tren harga rumah di suatu kawasan. Bahkan, pengguna bisa menyetel agen untuk memberi notifikasi begitu tiket film "The Mandalorian and Grogu" tersedia di bioskop terdekat.
Bagaimana Cara Kerja dan Kapan Tersedia?
Fitur ini diakses melalui AI Mode di mesin pencari Google. Pengguna cukup mengetik perintah seperti "Beri tahu saya jika ada tiket murah untuk konser Taylor Swift di Jakarta." Google kemudian akan bekerja di latar belakang, mengirimkan notifikasi dorong ke aplikasi Google saat informasi yang relevan muncul. Semua topik yang dilacak bisa dilihat dan dikelola di riwayat AI Mode — pengguna bisa menyempurnakan, mengedit, atau mematikan agen kapan saja.
Information agents dijadwalkan tersedia pada musim panas 2026. Peluncuran perdana akan menyasar pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat. Google belum mengumumkan jadwal ekspansi ke pasar lain, termasuk Indonesia.
Lebih dari Sekadar Pencarian: Wajah Baru Google Search
Peluncuran agen informasi ini hanya satu bagian dari perubahan besar. Google juga memperkenalkan ulang desain kotak pencarian yang disebutnya sebagai perubahan terbesar dalam 25 tahun. Kotak pencarian baru dirancang untuk menerima pertanyaan yang lebih panjang dan alami — seperti sedang ngobrol dengan asisten. Sistem saran query bertenaga AI juga diperbarui, tidak hanya melengkapi kata kunci tetapi membantu pengguna merumuskan pertanyaan yang lebih bernuansa dan sesuai konteks.
Langkah ini menandai pergeseran strategi Google dari model "tanya-jawab" satu putaran menuju sistem yang proaktif. Di tengah persaingan sengit dengan ChatGPT dan asisten AI lainnya, Google memilih untuk mengubah fungsi pencarian dari alat mencari menjadi alat memantau. Pertanyaannya kini: seberapa cepat fitur ini bisa dinikmati pengguna di luar AS?