Rebo Wekasan di Tugu Selatan Bukan Sekadar Ritual Tahunan, Ini Warisan Alim Ulama untuk Pererat Silaturahmi

Penulis: Gilang Permana  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:17:31 WIB
Warga mengikuti rangkaian ibadah dan doa bersama dalam tradisi Rebo Wekasan di Desa Tugu Selatan, Bogor.

BOGOR — Rebo Wekasan di Desa Tugu Selatan bukan sekadar agenda budaya tahunan yang rutin digelar. Di balik pelaksanaannya, tersimpan warisan nilai dari para guru dan alim ulama yang hingga kini dirawat dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Tradisi ini telah menyatu dalam kehidupan sosial dan keagamaan warga. Lewat Rebo Wekasan, warga tidak hanya berkumpul, tetapi juga mempererat persaudaraan dan bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan serta kebaikan bersama.

Menjaga Warisan Leluhur di Tengah Arus Zaman

Bagi masyarakat Tugu Selatan, menjaga Rebo Wekasan berarti mempertahankan nilai-nilai kehidupan yang mengajarkan kebersamaan, kepedulian, dan kebaikan. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa budaya dan kearifan lokal adalah bagian penting dari jati diri warga.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, keberadaan tradisi semacam ini menjadi relevan. Generasi muda diharapkan tetap terhubung dengan akar budaya serta nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu mereka.

Harapan Masyarakat untuk Generasi Berikutnya

Masyarakat Desa Tugu Selatan berharap tradisi ini tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi penerus. Bukan hanya sebagai sebuah ritual, melainkan juga sebagai pengikat persaudaraan antarwarga.

Tradisi terus dijaga, kebersamaan terus dirajut. Semoga keberkahan, keselamatan, dan kebaikan senantiasa menyertai seluruh masyarakat Desa Tugu Selatan.***

Reporter: Gilang Permana
Sumber: bogordaily.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top