BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Merdeka di kawasan Bogor Tengah memasuki babak final. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lokasi proyek pada Kamis (6/8/2026) untuk memastikan kesiapan operasional gedung sebelum ditempati para pedagang.
Dedie mengungkapkan bahwa saat ini pekerjaan tinggal menyisakan tahap penyelesaian akhir, seperti penataan area parkir luar dan penambahan gardu listrik dari PLN. “Progresnya sangat positif dan kini tinggal tahap finishing. Kita targetkan akhir Agustus ini konstruksi selesai, sehingga akhir September pedagang dari TPS mulai masuk secara bertahap,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Revitalisasi Pasar Merdeka tak sekadar merombak bangunan tua. Dedie menjelaskan, pasar ini dirancang dengan konsep modern dan multifungsi alias hybrid. Selain menjadi pasar bersih kebutuhan harian, gedung ini akan menampung pedagang onderdil, bengkel, barang bekas (loak), hingga sentra kuliner.
“Pasar ini bukan cuma pasar komoditas basah, tapi kombinasi lengkap. Di area depan bekas Terminal Merdeka difungsikan penuh untuk parkir, lantai 1 untuk pedagang pisang dan sparepart, serta ada lantai khusus kuliner,” jelas Dedie.
Masuknya seluruh pedagang ke dalam gedung menjadi pintu masuk bagi penataan kawasan yang lebih luas. Rencananya, revitalisasi trotoar dan pedestrian dari Jalan Merdeka hingga Jembatan Merah akan segera dieksekusi setelah proses relokasi selesai.
“Dengan masuknya seluruh pedagang ke dalam gedung, rencana revitalisasi trotoar dan pedestrian dari Jalan Merdeka hingga Jembatan Merah bisa segera kita eksekusi,” tambah Wali Kota.
Project Manager PT Firnie Alataz Malanihat (PT FAM), Martin Rustandi, menyebut proyek ini menggunakan metode revitalisasi pada struktur bangunan lama yang dievaluasi dan diperkuat kembali. Pihak kontraktor memprioritaskan penyelesaian lantai dasar dan lantai 1 agar pedagang dapat segera menempati lapak sesuai target September.
“Pekerjaan kita prioritaskan pada lantai dasar dan lantai 1. Setelah pedagang masuk pada September mendatang, barulah kita menyelesaikan fasilitas penunjang di luar bangunan seperti area parkir, fasilitas umum, dan instalasi pompa,” kata Martin.
Proyek ini merupakan bagian dari penataan kawasan perkotaan terintegrasi yang meliputi area Jalan Semeru, Merdeka, M.A. Salmun, hingga Perintis Kemerdekaan. Dengan kapasitas tampung mencapai 450 pedagang dan PKL, Pasar Merdeka diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di pusat Kota Bogor.