JAWA BARAT — Kebijakan ini diumumkan langsung oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di ajang GIIAS 2026, Senin (3/8/2026). Kazuto Azuma selaku Director of Product Service & Branding Strategy Division MMKSI menegaskan bahwa garansi jangka panjang tersebut bukan sekadar janji kosong—ada mekanisme pengawasan berkala yang wajib dipatuhi pemilik.
Azuma menjelaskan bahwa pemilik Xforce Hybrid diwajibkan datang ke dealer resmi Mitsubishi untuk melakukan pengecekan kesehatan baterai secara berkala. Jika pemeriksaan ini terlewat, garansi 10 tahun bisa hangus dengan sendirinya.
"Kami menawarkan garansi baterai 10 tahun, dengan kondisi pelanggan harus datang ke dealer resmi Mitsubishi untuk mengecek kesehatan baterai Xforce Hybrid. Selain itu, servis mobil semuanya harus dilakukan di tempat kami," ungkap Azuma di arena GIIAS 2026.
Konsekuensinya jelas: biaya perawatan selama 10 tahun akan mengikuti skema harga bengkel resmi yang umumnya lebih mahal dibanding bengkel umum. Ini adalah trade-off yang harus dihitung matang, terutama jika Anda terbiasa servis mandiri atau di bengkel langganan.
Selain garansi utama baterai hybrid, MMKSI memberikan lapisan perlindungan tambahan yang cukup komprehensif. Berikut rincian lengkapnya:
Paket gratis servis 4 tahun patut diapresiasi karena mengurangi beban kepemilikan di awal. Namun perlu dicatat, garansi ban selama 1 tahun adalah standar industri—bukan nilai lebih yang signifikan.
Mitsubishi Xforce Hybrid dibanderol mulai Rp 445.000.000 on the road Jakarta. Untuk varian premium package dengan pilihan warna lebih variatif, konsumen harus menyiapkan tambahan sekitar Rp 25 juta, sehingga totalnya menyentuh angka Rp 470 jutaan.
Di rentang harga ini, Xforce Hybrid bersaing langsung dengan SUV hybrid sekelas dari merek Jepang lainnya. Pertarungan utamanya bukan cuma soal fitur, tapi juga keyakinan konsumen terhadap durabilitas baterai dalam jangka panjang—dan di sinilah garansi 10 tahun menjadi senjata utama Mitsubishi.
Garansi panjang memang menenangkan, tapi ada beberapa catatan yang perlu Anda garis bawahi:
Keputusan ada di tangan Anda. Kalau prioritas utama adalah ketenangan pikiran jangka panjang dan Anda tidak keberatan terikat dengan jaringan servis resmi, paket garansi ini salah satu yang paling agresif di kelasnya. Tapi kalau Anda tipe pemilik yang suka fleksibilitas perawatan, klausul wajib servis dealer ini bisa berubah menjadi beban finansial yang tidak terlihat di awal.