Perlintasan Kereta Bulak Kapal di Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis, Ditargetkan Beroperasi November 2026

Penulis: Ivan Setiawan  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 08:26:02 WIB
Pemerintah Kota Bekasi menargetkan palang pintu otomatis di perlintasan kereta api Bulak Kapal mulai beroperasi pada November 2026.

BEKASI — Perlintasan sebidang kereta api di kawasan Bulak Kapal, Kota Bekasi, selama ini dikenal rawan kecelakaan. Kini, pemkot setempat memastikan titik tersebut akan dilengkapi palang pintu otomatis yang dijadwalkan beroperasi pada November 2026.

Target Operasi November 2026, Pembangunan Segera Dimulai

Pemasangan palang pintu otomatis di perlintasan Bulak Kapal sudah masuk dalam perencanaan teknis pemkot. Target operasionalnya ditetapkan pada November 2026, setelah proses pengadaan dan konstruksi rampung.

Langkah ini diambil untuk menggantikan sistem manual yang selama ini dijalankan petugas jaga. Dengan palang otomatis, diharapkan risiko kecelakaan akibat kelalaian atau pelanggaran pengendara bisa ditekan.

Perlintasan Rawan Kecelakaan, Warga Sudah Lama Menanti

Perlintasan Bulak Kapal dikenal sebagai salah satu titik rawan di Bekasi. Volume kendaraan yang tinggi dan frekuensi perjalanan kereta yang padat membuat lokasi ini kerap memicu insiden.

Warga sekitar dan pengguna jalan sudah lama mendorong pemkot untuk memasang palang otomatis. Selama ini, petugas hanya mengandalkan palang manual yang dinilai kurang efektif saat arus lalu lintas padat atau saat petugas lengah.

Pemkot Bekasi Anggarkan dari APBD untuk Keselamatan

Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi. Pemasangan palang pintu otomatis merupakan bagian dari upaya pemkot meningkatkan keselamatan transportasi di perlintasan sebidang.

Pemkot juga berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memastikan sistem yang dipasang sesuai standar operasional perkeretaapian. Koordinasi ini penting agar jadwal operasi palang terintegrasi dengan jadwal perjalanan kereta.

Apa Dampaknya bagi Pengendara dan Warga Sekitar?

Dengan adanya palang otomatis, pengendara tidak perlu lagi menunggu petugas menurunkan palang manual. Sistem akan bekerja otomatis begitu kereta mendekati perlintasan, sehingga waktu tunggu lebih pasti.

Bagi warga yang tinggal di sekitar rel, kehadiran palang otomatis diharapkan meminimalkan kecelakaan yang kerap melibatkan pejalan kaki atau pengendara motor yang menerobos. Namun, pemkot juga mengingatkan agar warga tetap disiplin dan tidak memaksakan diri saat palang mulai turun.

Pemasangan palang pintu otomatis di Bulak Kapal menjadi salah satu prioritas pemkot dalam program keselamatan transportasi. Setelah November 2026, titik ini diharapkan tak lagi masuk daftar perlintasan rawan kecelakaan di Bekasi.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: bekasi.pojoksatu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top