JAWA BARAT — Kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam hitungan menit, api membesar dan melahap dua bangunan yang sebagian besar berbahan kayu. Warga yang panik berhamburan membawa ember dan selang seadanya untuk memadamkan api sebelum petugas tiba.
Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Jalaludin (37) dan Cecep (49), keduanya berprofesi sebagai buruh harian lepas. Rumah Jalaludin seluas 5 x 8 meter diperkirakan mengalami kerugian Rp50 juta, sementara rumah Cecep berukuran 6 x 10 meter rugi Rp30 juta.
Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra mengatakan, saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berada di luar. "Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi tidak berpenghuni karena pemiliknya tengah berada di luar sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka," ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik. Personel Polsek Surade yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, kedua rumah tidak dapat diselamatkan karena telah lebih dulu hangus terbakar. Proses pemadaman melibatkan unsur Forkopimcam Cibitung, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), pemerintah desa, dan Karang Taruna.
Para pemilik rumah untuk sementara dievakuasi dan ditampung di rumah kerabat mereka. Petugas juga masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Upaya pertolongan yang cepat dari warga dan aparat setempat berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini, namun dua keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka.