JAWA BARAT — KAI menyisipkan kereta tambahan pada dua rute utama LRT Jabodebek di pagi hari. Dari Stasiun Jati Mulya menuju Dukuh Atas, satu perjalanan ekstra dijadwalkan pukul 07.11 WIB. Sementara dari Harjamukti, kereta tambahan melaju pukul 07.26 WIB. Penyesuaian ini berlaku setelah uji coba Kereta Luar Biasa (KLB) pada 8-12 Juni lalu menunjukkan tingginya permintaan di jam sibuk.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan penyesuaian ini bentuk adaptasi terhadap pola mobilitas pengguna yang terus berkembang. “Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek pada pagi hari yang sangat padat, KAI melakukan penyesuaian jadwal perjalanan LRT Jabodebek dengan menambah frekuensi perjalanan pada pagi hari,” ujarnya.
Konsekuensinya, jadwal perjalanan malam hari ikut bergeser. Untuk rute Dukuh Atas menuju Jati Mulya, tiga jadwal terakhir berubah: dari pukul 22.11 WIB, 22.24 WIB, dan 22.36 WIB. Demikian pula rute Dukuh Atas menuju Harjamukti, ada perubahan di jam 22.17 WIB, 22.32 WIB, dan 22.42 WIB. KAI memastikan total perjalanan tetap 430 kali setiap hari kerja.
Bagi pengguna setia LRT Jabodebek, tambahan jadwal pagi ini berarti waktu tunggu lebih pendek dan fleksibilitas lebih besar saat berangkat kerja atau sekolah. Sebelumnya, penumpang di Stasiun Jati Mulya dan Harjamukti kerap berdesakan atau menunggu lebih lama di jam padat. Dengan kereta tambahan, distribusi penumpang diharapkan lebih merata.
Radhitya menambahkan, KAI akan terus mengevaluasi pola perjalanan pengguna. “KAI akan terus melakukan evaluasi terhadap pola perjalanan pengguna agar layanan yang diberikan dapat semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan yang terus berkembang,” tutupnya.
Informasi jadwal terbaru bisa diakses melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi LRT Jabodebek. Selain jadwal yang disebutkan, tidak ada perubahan pada jam operasional lainnya.