Polda Jabar Luncurkan 9 Inovasi Ketahanan Pangan, dari KUR Himbara hingga Pinjaman Bunga 0 Persen untuk Petani

Penulis: Haris Maulana  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 12:36:01 WIB
Polda Jabar meluncurkan sembilan inovasi ketahanan pangan untuk mendukung kesejahteraan petani.

BANDUNG — Polda Jawa Barat mengambil peran di luar tugas penegakan hukum dengan meluncurkan sembilan inovasi ketahanan pangan yang menyasar langsung kesejahteraan petani. Program ini tidak hanya mendorong peningkatan produksi jagung, tetapi juga membuka akses permodalan dan teknologi pertanian modern.

Petani Bisa Akses Pinjaman Tanpa Bunga dan Tanpa Agunan

Salah satu terobosan yang ditawarkan adalah program Primkoppol Peduli Bunga 0 Persen. Melalui skema ini, petani binaan Polda Jabar bisa mendapatkan pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan yang disalurkan lewat koperasi Polri.

"Kami ingin memastikan petani mendapatkan akses permodalan yang mudah, aman, dan tidak memberatkan sehingga mereka dapat fokus meningkatkan produktivitas," kata Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, di Bandung, Selasa (09/06/2026).

Selain itu, Polda Jabar juga memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bagi petani. Langkah ini dirancang agar petani memiliki modal yang cukup untuk memperluas skala usaha tanpa harus terjebak pinjaman berbunga tinggi.

Kolaborasi dengan Akademisi untuk Benih Unggul dan Alat Pengering Tenaga Surya

Di bidang teknologi pertanian, Polda Jabar menggandeng Universitas Kebangsaan Republik Indonesia untuk mengembangkan program Benih Kurama, yaitu benih unggul jagung yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan sertifikasi.

Tidak hanya itu, inovasi juga datang dari mahasiswa Institut Pertanian Bogor melalui pengembangan Solar Drayer Home Presisi. Alat pengering jagung bertenaga surya ini diharapkan mampu menjaga kualitas hasil panen sekaligus menekan biaya operasional petani di lapangan.

Menurut Kombes Pol Fadly Samad, keterlibatan akademisi menjadi faktor penting agar inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterapkan secara efektif oleh petani.

Lahan Tidur PTPN dan Perhutani Disulap Jadi Lahan Produktif

Polda Jabar juga membuka akses pemanfaatan lahan yang belum produktif melalui program Pinjam Manfaat Lahan Presisi. Program ini bekerja sama dengan PTPN dan Perhutani, di mana lahan milik negara tersebut akan digarap oleh petani binaan untuk meningkatkan luas tanam jagung.

Konsep pertanian berkelanjutan turut dihadirkan melalui program Zero Waste Presisi. Limbah rumah tangga diolah menjadi pupuk organik dan media tanam, sehingga mendukung produktivitas pertanian sekaligus mengurangi volume sampah.

Inovasi lain yang diluncurkan meliputi pengembangan Pupuk Organik Pak Bhabin yang berbahan campuran kotoran kerbau, abu vulkanik, sekam, dan molase, serta program Penanaman Uwi di Lahan PTPN sebagai upaya diversifikasi pangan lokal.

Lomba Ketahanan Pangan Piala Jagung Kapolda Jabar 2026

Untuk mendorong keterlibatan seluruh jajaran, Polda Jabar akan menggelar Lomba Ketahanan Pangan Piala Jagung Kapolda Jabar 2026 mulai 10 Juni 2026. Kompetisi bertema "Kemandirian Pangan adalah Kekuatan Negara" ini akan diikuti oleh seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

"Ketika petani sejahtera dan produksi pangan meningkat, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat," tutup Kombes Pol Fadly Samad. Polda Jabar berharap sembilan inovasi ini bisa menjadi model pemberdayaan pertanian yang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Reporter: Haris Maulana
Back to top