DLH Kabupaten Cirebon Fokus Olah Limbah Cangkang Kerang Hijau Jadi Pupuk Penetral Tanah Pertanian

Penulis: Feri Andika  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 10:27:31 WIB
DLH Kabupaten Cirebon mengolah limbah cangkang kerang hijau menjadi pupuk penetral tanah pertanian.

CIREBON — Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono mengatakan pihaknya saat ini menghitung kebutuhan biaya pengelolaan limbah kerang hijau dari hulu ke hilir. Perencanaan anggaran itu mencakup biaya pengangkutan, pengolahan, hingga produksi agar limbah tidak lagi menumpuk di lingkungan pesisir.

Mengubah Limbah Jadi Pupuk Penetral Tanah

Hasil kajian DLH menunjukkan cangkang kerang hijau berpotensi diolah menjadi tepung yang berfungsi sebagai bahan pembenah tanah (amelioran). "Cangkang kerang hijau memiliki potensi untuk diolah menjadi tepung yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembenahan tanah pada lahan pertanian," kata Dede Sudiono di Cirebon, Senin.

Tepung kerang hijau dinilai mampu meningkatkan derajat keasaman (pH) tanah. Rata-rata pH tanah di Kabupaten Cirebon saat ini berada di kisaran 5, sementara penggunaan tepung kerang hijau berpotensi menaikkannya hingga mendekati angka 6, yang lebih ideal untuk pertumbuhan tanaman.

Manfaat Ganda: Kurangi Pencemaran dan Dongkrak Ekonomi

Dede menekankan program ini memberikan manfaat ganda. Selain mengurangi beban pencemaran lingkungan di pesisir, pengolahan limbah kerang juga membuka peluang nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Pemanfaatan limbah kerang hijau menjadi produk pendukung pertanian dapat memberikan manfaat ganda, karena selain mengurangi pencemaran lingkungan juga membuka peluang nilai tambah ekonomi," ujarnya.

Pelaku Usaha Diajak Berkolaborasi

Agar program berjalan berkelanjutan, DLH Kabupaten Cirebon mengajak pelaku usaha kerang hijau untuk turut berperan dalam pembiayaan pengolahan limbah. Dede menambahkan keberhasilan pengelolaan ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

"Kami berharap limbah kerang hijau yang selama ini menjadi persoalan di kawasan pesisir, dapat diubah menjadi produk bernilai guna yang membantu meningkatkan kualitas lahan pertanian sekaligus mengurangi timbunan sampah," kata Dede.

Reporter: Feri Andika
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top