Komplotan Maling Motor dengan Modus Fitnah Beraksi di Depok, Anak di Bawah Umur Jadi Sasaran, Polisi Buru Pelaku

Penulis: Eri Subagio  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 00:04:56 WIB
Polisi Depok memburu komplotan maling motor yang menyasar anak di bawah umur dengan modus fitnah.

DEPOK — Aksi kriminal dengan modus baru yang menyasar anak-anak membuat geger warga Kota Depok. Sebuah komplotan pencuri sepeda motor dilaporkan menggunakan modus fitnah untuk melancarkan aksinya, dan video kejadian tersebut kini viral di berbagai platform media sosial.

Modus Fitnah: Anak Jadi Sasaran Empuk

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, para pelaku tidak serta-merta membawa kabur kendaraan. Mereka terlebih dahulu mendekati korban yang masih di bawah umur dengan modus tertentu, kemudian menjebak dan memfitnah anak tersebut sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor.

Polisi masih mendalami skenario yang digunakan komplotan ini. Namun, yang jelas, target utama mereka adalah anak-anak yang dinilai lebih mudah dipengaruhi dan tidak berdaya saat ditekan.

Polisi Bergerak Cepat, Pengejaran Dilakukan

Kapolres Metro Depok melalui Kasat Reskrim membenarkan adanya laporan terkait aksi kriminal ini. Pihaknya langsung bergerak setelah video aksi para pelaku viral dan menghebohkan jagat maya.

"Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan waspada," ujar sumber di kepolisian.

Fakta Singkat Kasus Maling Motor Modus Fitnah di Depok

  • Modus kejahatan menyasar anak di bawah umur dengan cara difitnah terlebih dahulu.
  • Aksi komplotan ini terekam kamera dan viral di media sosial.
  • Polres Metro Depok saat ini tengah memburu para pelaku.

Warga Diminta Aktifkan Kembali Sistem Keamanan Lingkungan

Viralnya kasus ini menjadi pengingat bagi warga Depok dan sekitarnya untuk lebih waspada. Selain mengandalkan kepolisian, masyarakat diimbau untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah.

Modus fitnah yang digunakan pelaku dinilai cukup licik karena memanfaatkan psikologi anak yang rentan. Orang tua diminta untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak mudah percaya dengan orang asing di jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu komplotan yang meresahkan warga Depok tersebut.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top