BOGOR — Ratusan peserta memadati ajang Gowes Napak Tilas Bogor, menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Event bersepeda jarak jauh ini menempuh rute sepanjang 64 kilometer, menyusuri titik-titik bersejarah di Kabupaten Bogor hingga mencapai kawasan Malasari.
Kegiatan ini bukan sekadar olahraga. Ia menjadi wisata sejarah yang mengajak peserta menelusuri jejak peradaban dan perjuangan di wilayah Bogor. Para goweser melewati berbagai lokasi bernilai historis tinggi, termasuk situs-situs peninggalan masa lalu.
Panitia sengaja memilih rute napak tilas ini untuk menghubungkan titik-titik penting dalam sejarah Kabupaten Bogor. Mulai dari pusat kota hingga pedalaman Malasari, peserta diajak merasakan langsung atmosfer perjalanan masa lampau.
Event ini menjadi salah satu rangkaian acara paling dinantikan dalam perayaan HJB ke-544. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pelepasan, dengan puluhan pesepeda dari berbagai komunitas dan kalangan usia turut ambil bagian.
Gowes Napak Tilas Bogor merupakan bagian dari upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal. Pemerintah daerah setempat mendukung penuh kegiatan ini sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal akar sejarah daerahnya sendiri.
Dengan menempuh jarak 64 kilometer, para peserta tidak hanya menguji ketahanan fisik. Mereka juga mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang perjalanan panjang Kabupaten Bogor. Kawasan Malasari yang menjadi titik akhir perjalanan menyimpan cerita tersendiri dalam lintasan sejarah Bogor.