Harga Cabai Rawit di Jawa Barat Tembus Rp135 Ribu per Kilogram, Pedagang dan Konsumen Terpukul

Penulis: Haris Maulana  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 14:23:07 WIB
Harga cabai rawit di Pasar Induk Gedebage Bandung mencapai Rp135 ribu per kilogram.

BANDUNGHarga cabai rawit di Jawa Barat mencatat kenaikan signifikan hingga menyentuh angka Rp135 ribu per kilogram, berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional. Kondisi ini terjadi dalam sepekan terakhir dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh terganggunya pasokan dari sentra produksi di beberapa kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah akibat cuaca ekstrem. Para pedagang di pasar seperti Pasar Induk Gedebage dan Pasar Kosambi Bandung mengaku kesulitan mendapatkan stok dengan harga normal.

Lonjakan Harga Capai 30 Persen dalam Sepekan

Data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Barat mencatat, harga cabai rawit merah sebelumnya berada di kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan hingga Rp135 ribu berarti lonjakan hampir 30 persen dalam waktu singkat.

Di tingkat pengecer, harga jual bahkan bisa lebih tinggi karena margin distribusi. Sejumlah pedagang di Pasar Kosambi menyebutkan harga beli dari agen sudah mencapai Rp125 ribu per kilogram.

Pasokan Terganggu Akibat Hujan dan Banjir di Sentra Produksi

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, dalam keterangan tidak resmi, menyebutkan bahwa banjir dan hujan intensitas tinggi di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan. Kedua daerah itu merupakan pemasok utama cabai untuk wilayah Bandung Raya.

Kondisi ini diperparah oleh masa tanam yang tidak merata sehingga panen raya belum terjadi. Akibatnya, jumlah cabai yang masuk ke pasar induk berkurang drastis dalam dua pekan terakhir.

Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli Akibat Harga Tinggi

"Biasanya sehari bisa jual 50 kilogram, sekarang paling 20 kilogram. Pembeli pada mengurangi belanja karena harga mahal," ujar seorang pedagang di Pasar Induk Gedebage, Bandung.

Konsumen pun mulai beralih ke cabai kering atau mengurangi jumlah pembelian. Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Bojongsoang mengaku terpaksa membeli cabai setengah kilogram saja untuk kebutuhan seminggu.

Pemerintah Diminta Intervensi Stabilkan Harga

Pengamat ekonomi pertanian dari Universitas Padjadjaran menilai, pemerintah daerah perlu segera melakukan operasi pasar untuk menekan harga. Intervensi berupa distribusi cabai dari daerah surplus ke daerah defisit dinilai mendesak.

Dinas Perdagangan Jabar menyatakan akan menggelar pasar murah di sejumlah titik dalam pekan ini. Namun, efektivitasnya masih diragukan karena pasokan dari petani juga terbatas.

  • Fakta Singkat:
  • Harga cabai rawit merah di Jawa Barat: Rp135 ribu/kg
  • Kenaikan: sekitar 30% dalam sepekan
  • Penyebab utama: banjir dan hujan di sentra produksi Garut dan Tasikmalaya
  • Dampak: volume penjualan pedagang turun hingga 60%

Belum ada kepastian kapan harga akan kembali normal. Para petani di Garut memperkirakan panen raya baru bisa terjadi dalam dua hingga tiga pekan ke depan jika cuaca membaik.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: bandung.bisnis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top