BOGOR — Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menekankan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat untuk merawat persatuan. Semangat kebersamaan menjadi kunci mewujudkan pembangunan di Bumi Tegar Beriman.
"Hari Lahir Pancasila harus dijadikan momen menjaga persatuan demi membangun Kabupaten Bogor," ujar Sastra Winara dalam pernyataannya, baru-baru ini.
Politisi tersebut menegaskan nilai-nilai Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan pedoman nyata dalam setiap proses pembangunan. Perencanaan kebijakan hingga pelaksanaan program di lapangan harus berlandaskan semangat gotong royong dan kebinekaan.
Menurut Sastra, pembangunan yang kokoh hanya bisa diraih jika seluruh komponen masyarakat bersatu padu. Mulai dari aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga warga biasa. Tanpa persatuan, program pembangunan berpotensi terhambat.
Julukan Bumi Tegar Beriman yang melekat pada Kabupaten Bogor memiliki makna filosofis yang dalam. Istilah ini mencerminkan karakter masyarakat yang kokoh dalam iman dan teguh dalam kebersamaan, selaras dengan sila pertama dan ketiga Pancasila.
Sastra berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi titik tolak memperkuat ikatan sosial yang sempat merenggang akibat perbedaan politik atau kepentingan sesaat. "Mari kita jadikan Pancasila sebagai perekat, bukan pemisah," imbuhnya.
Pesan Ketua DPRD ini menjadi pengingat bagi warga Kabupaten Bogor: stabilitas sosial adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan daerah. Dengan populasi yang besar dan heterogen, harmoni diperlukan agar program pemerintah daerah berjalan efektif.
Langkah konkret yang diharapkan adalah partisipasi aktif warga dalam setiap musyawarah pembangunan. Mulai dari tingkat RT/RW hingga kecamatan. Dengan demikian, pembangunan tidak bersifat top-down, melainkan lahir dari aspirasi warga yang bersatu.