BOGOR — Warga di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, resah dengan kondisi jalan yang longsor dan belum kunjung diperbaiki. Longsor terjadi di ruas jalan utama yang menjadi akses warga, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
Seorang warga setempat mengungkapkan keluhannya secara langsung. Ia mengatakan bahwa sejak kejadian longsor, tidak ada petugas atau alat berat yang datang untuk melakukan penanganan.
"Sudah lama tidak ada pekerja. Jalan ini masih seperti itu, longsor dan berbahaya kalau malam hari," ujar warga tersebut saat ditemui di lokasi, Senin lalu.
Kondisi longsor membuat badan jalan menyempit drastis. Kendaraan roda dua dan empat harus bergantian melintas, terutama di titik amblas yang cukup dalam. Warga khawatir jika longsor meluas, akses satu-satunya menuju permukiman mereka bisa terputus total.
Beberapa warga juga menyoroti minimnya rambu peringatan di sekitar lokasi longsor. "Kalau malam hari sangat gelap, bisa saja ada pengendara yang tidak melihat dan jatuh ke jurang," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor maupun pihak kelurahan mengenai jadwal perbaikan. Warga berharap pemerintah kota segera turun tangan sebelum longsor semakin parah dan menimbulkan korban jiwa.