JAWA BARAT — Turnamen sepak bola usia muda Asia Tenggara edisi 2026 resmi menggunakan Sumatera Utara sebagai pusat pertandingan. Tiga venue telah disiapkan: Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya — semuanya sudah direnovasi untuk menyambut talenta terbaik dari seluruh kawasan.
Kompetisi ini bukan hanya ajang perebutan trofi. Bagi setiap negara peserta, turnamen ini menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan usia muda yang telah berjalan selama ini. Format ketat diterapkan: hanya juara grup yang otomatis lolos ke semifinal, ditambah satu tim peringkat kedua terbaik.
Timnas Indonesia U-19 tergabung dalam satu grup dan akan melakoni tiga laga penyisihan. Seluruh pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB:
Duel kontra Vietnam pada laga terakhir fase grup diprediksi menjadi penentu nasib Garuda Muda. Pertemuan klasik ini selalu menyajikan tensi tinggi di level usia muda.
Perebutan tiket ke babak empat besar akan berlangsung pada 11 Juni 2026. Sementara itu, puncak turnamen digelar dua hari bersamaan pada 13 Juni 2026: perebutan tempat ketiga dan partai final. Hari terakhir ini menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas di hadapan publik internasional.
Menjelang turnamen, skuad Garuda Muda melakukan aksi kemanusiaan dengan menyerahkan hewan kurban ke Asprov PSSI Kabupaten Sleman di Stadion Tridadi, Yogyakarta. Sapi limousin seberat 800 kilogram diserahkan oleh asisten pelatih Tommy Haryanto sebagai simbol kebersamaan tim.
Langkah ini diharapkan memberikan aura positif bagi seluruh pemain. Sebagai tuan rumah, tekanan dan ekspektasi publik sangat tinggi — Garuda Muda harus memanfaatkan momentum bermain di kandang sendiri untuk meraih prestasi tertinggi.
Seluruh rangkaian pertandingan ASEAN U19 Boys Championship 2026 dapat disaksikan secara eksklusif melalui layanan OTT Vidio. Pengguna cukup mengunduh aplikasi Vidio melalui smartphone atau smart TV untuk mengakses siaran langsung berkualitas terbaik dari tiga stadion di Sumatera Utara.