FIFA Jatuhkan Transfer Ban ke Persib Bukan karena Gaji, Melainkan Sengketa Kontrak Daisuke Sato

Penulis: Ivan Setiawan  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 12:34:01 WIB
FIFA menjatuhkan transfer ban kepada Persib terkait sengketa kontrak Daisuke Sato.

BANDUNG — Manajemen Persib Bandung akhirnya angkat bicara soal sanksi larangan merekrut pemain baru yang dijatuhkan FIFA. Bukan karena utang gaji, sanksi ini berkaitan erat dengan proses terminasi kontrak Daisuke Sato yang belum rampung secara prosedural.

Adhitia menegaskan, persoalan ini murni administratif, bukan bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain. “Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,” ujarnya, Sabtu (30/5).

Kronologi Sanksi: Bukan Gaji, Tapi Terminasi Kontrak

FIFA menjatuhkan larangan registrasi setelah Persib dianggap belum menyelesaikan kewajiban dari putusan terkait pemutusan kontrak Daisuke Sato. Pemain berpaspor Filipina itu membela Persib pada musim 2022-2023 sebelum kontraknya diakhiri lebih awal.

Manajemen mengaku telah mengikuti proses perkara ini sejak awal dan kini tengah menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA. Setelah seluruh kewajiban dipenuhi, Persib akan melanjutkan proses administratif sesuai mekanisme FIFA agar status larangan registrasi pemain dapat ditinjau dan dicabut.

Komitmen Tata Kelola Profesional

Adhitia menekankan bahwa Persib tetap berkomitmen menjalankan tata kelola klub secara profesional. Klub berjanji memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta mematuhi regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub,” ujar Adhitia.

Apa Dampak Transfer Ban bagi Persib?

Sanksi ini membuat Persib untuk sementara tidak bisa mendaftarkan pemain baru ke FIFA. Namun, klub masih bisa mengandalkan skuad yang ada untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini. Langkah manajemen kini fokus pada penyelesaian administrasi agar sanksi segera dicabut.

Belum ada kepastian kapan proses administrasi akan rampung. Namun, dengan adanya klarifikasi ini, suporter diharapkan tidak terpengaruh informasi keliru yang beredar di media sosial.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: radarsukabumi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top