BANDUNG — Lonjakan volume kendaraan terjadi di Kota Bandung sejak Jumat (30/5) jelang libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak. Data Polrestabes Bandung menunjukkan sebanyak 90.000 kendaraan roda dua dan roda empat tercatat masuk, sementara arus keluar hanya 60.000 unit.
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengidentifikasi empat gerbang tol sebagai titik raya kepadatan. “Titik-titik yang perlu kita antisipasi di gerbang tol keluar atau masuk ke Kota Bandung seperti di GT Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon,” ujarnya di Bandung, Jumat.
Selain gerbang tol, kepadatan juga diprediksi meluas ke kawasan pusat perbelanjaan dan jalur wisata. Polisi menyiapkan personel di simpang lampu merah Ledeng dan kawasan Dago untuk mengurai kemacetan.
Menurut Hudi, mayoritas wisatawan dari luar daerah memilih jalur tol sebagai akses utama menuju Bandung. Pola ini konsisten terjadi setiap libur panjang, di mana Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan Jabodetabek dan sekitarnya.
Peningkatan volume kendaraan diprediksi berlangsung hingga Minggu (31/5). Masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara,” kata Hudi.
Polrestabes Bandung mengimbau pengendara untuk memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi sebelum berangkat. Alternatif jalur non-tol seperti jalan nasional via Lembang atau Cimahi juga bisa dipertimbangkan untuk menghindari antrean di gerbang tol utama.