SAMARINDA — Persib Bandung bersiap melakoni laga krusial dalam perburuan takhta juara saat bersua Persija Jakarta di Stadion Segiri. Pertandingan ini menjadi momen emosional bagi Adam Alis, gelandang Maung Bandung yang memiliki sejarah panjang dengan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Meski lahir dan besar di Jakarta, Adam Alis memastikan tidak akan segan tampil habis-habisan di lapangan. Pemain bernomor punggung 18 ini menganggap duel klasik tersebut sebagai ujian profesionalisme yang sudah ia nantikan sejak lama.
Adam Alis menegaskan bahwa kepentingan tim saat ini berada di atas keterikatan emosional pribadinya dengan tim lawan. Baginya, setiap poin di sisa musim Super League sangat berharga untuk memastikan Persib tetap berada di jalur yang tepat menuju podium juara.
“Saya pribadi pasti profesional dan antusias menghadapi tim yang dulu pernah saya bela. Saya sudah menunggu momen-momen ini,” ujar Adam Alis.
Ia menambahkan bahwa persiapan mental menjadi kunci utama dalam menghadapi laga dengan tensi tinggi seperti ini. Menurutnya, atmosfer pertandingan di Samarinda justru harus menjadi bahan bakar motivasi bagi seluruh skuad Pangeran Biru.
Pertemuan kedua tim bukan sekadar laga sarat gengsi, melainkan pertarungan taktis untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Adam melihat Persija datang dengan ambisi besar yang bisa menyulitkan langkah Persib jika tidak diantisipasi dengan kewaspadaan penuh.
“Persija juga butuh kemenangan untuk menjaga harapan ke atas. Tapi saya pikir ini akan jadi pertandingan yang bagus,” katanya.
Adam berharap seluruh pemain Persib mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan. Target tiga poin menjadi harga mati agar ambisi mengangkat trofi di akhir musim dapat terealisasi sesuai harapan pendukung setia mereka.
“Mudah-mudahan kami bisa maksimal meraih tiga poin melawan Persija. Saya pribadi fokus pada tim kami dan mudah-mudahan bisa meraih apa yang semua orang inginkan, menjadi juara,” pungkasnya.