CIREBON — Bupati Cirebon Imron secara resmi membuka audisi Dangdut Academy 8 (DA8) yang berlangsung di Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Minggu (3/5/2026). Kehadiran ajang pencarian bakat bergengsi ini menjadi kado spesial dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon.
Ribuan peserta dari berbagai wilayah memadati lokasi sejak pagi untuk memperebutkan tiket menuju panggung nasional. Pemerintah daerah menilai antusiasme tinggi ini membuktikan besarnya potensi seni suara yang tersimpan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Penyelenggaraan audisi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan stasiun televisi Indosiar. Pemilihan Stadion Watubelah sebagai lokasi audisi dianggap tepat untuk menampung minat besar masyarakat terhadap musik dangdut.
Bupati Imron menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak penyelenggara yang telah mempercayakan Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah. Ia melihat momentum ini sebagai peluang emas bagi putra daerah untuk mengukir prestasi di level nasional.
"Bismillahirrohmanirrohim, saya Imron, Bupati Cirebon. Pada saat sekarang saya baru saja membuka audisi Dangdut Academy 8 di Kabupaten Cirebon. Saya selaku Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Indosiar yang telah mengadakan kegiatan ini di Kabupaten Cirebon," ujar Imron saat ditemui di lokasi acara.
Imron berharap proses seleksi ini mampu menjaring talenta-talenta terbaik yang memiliki karakter vokal kuat. Baginya, panggung Dangdut Academy adalah jembatan konkret bagi anak muda untuk mengubah garis hidup melalui jalur prestasi seni.
"Dan saya berharap, di audisi ini banyak anak-anak muda, akan tumbuh bakat-bakat muda dari Kabupaten Cirebon dan bisa tampil di audisi DA 8 ini. Semoga DA 8 ini bisa sukses, lancar, dan menghasilkan bakat-bakat muda yang terbaik," tuturnya.
Pemkab Cirebon memandang audisi ini bukan sekadar hiburan rakyat semata. Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk menggali potensi lokal sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah ke audiens yang lebih luas di seluruh Indonesia.
Imron menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga lewat jalur industri kreatif. Sinergi antara Forkopimda dan berbagai perangkat daerah memastikan seluruh rangkaian audisi berjalan tertib dan kondusif.
Pemerintah daerah menargetkan perwakilan dari Cirebon mampu bersaing ketat dan lolos ke babak utama di Jakarta. Keberhasilan putra daerah di panggung nasional diyakini bakal memperkuat identitas budaya lokal di tengah gempuran tren industri hiburan modern.
Melalui ajang ini, Kabupaten Cirebon ingin membuktikan diri sebagai gudang seniman berbakat. Dukungan penuh masyarakat dan fasilitas yang memadai diharapkan menjadi modal utama bagi para peserta untuk tampil maksimal di hadapan dewan juri.