KUNINGAN — Petugas dan relawan telah bekerja selama dua malam berturut-turut untuk menahan laju api di kawasan Gunung Ciremai. Untuk menjaga keberlangsungan penanganan, pergantian personel dilakukan dengan melibatkan relawan baru agar proses pemadaman tetap berjalan optimal.
Dian menyampaikan hal itu saat memantau kondisi kebakaran dari kawasan Bukit Seribu Bintang, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Menurutnya, penanganan karhutla kali ini dilakukan secara lebih terintegrasi melalui koordinasi lintas instansi dan dukungan berbagai pihak.
Rotasi Relawan agar Pemadaman Tetap Optimal
Pemerintah Kabupaten Kuningan mengerahkan hampir seribu relawan dalam upaya pemadaman. Rotasi personel dilakukan karena tim yang sebelumnya bertugas sudah dua hari dua malam berada di lapangan.
"Kami sudah mengerahkan hampir seribu relawan, sekarang dilakukan aplus, ada tadi dua hari dua malam mereka sudah turun sekarang masuk lagi relawan yang baru masuk dengan tenaga baru. Saya optimistis penangan ini semakin terintegrasi," ujar Dian.
Dukungan personel juga datang dari luar Kabupaten Kuningan. Dian menyebut relawan dan petugas dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, serta Kabupaten Majalengka turut membantu penanganan kebakaran.
Tiga Titik Api di Bukit Seribu Bintang, Karang Dinding, dan Bukit Arca
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tiga titik api masih terpantau di kawasan Bukit Seribu Bintang, Karang Dinding, dan Bukit Arca. Kondisi api menunjukkan kecenderungan mengecil dan penyebarannya dapat dikendalikan.
Upaya pemadaman mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui pengerahan helikopter untuk water bombing. Bantuan tersebut telah dilakukan beberapa kali guna mempercepat pemadaman di area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Penanganan kali ini semakin terintegrasi dan komprehensif. Sebaran api tidak melebar ke mana-mana. Saya yakin api semakin mengecil dan tidak meluas," katanya.
Luas Lahan Terbakar Masih Dikaji
Terkait luas lahan yang terbakar, Dian mengatakan pemerintah masih melakukan kajian dan pencermatan. Namun, berdasarkan pengamatan sementara, kondisi kebakaran dinilai tidak semakin meluas.
Dian menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Panglima TNI, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang disebut terus memantau perkembangan kebakaran. Ia juga berterima kasih kepada jajaran TNI, Polri, BPBD, TNGC, pemerintah daerah, dan seluruh relawan yang terlibat.
Bantuan Logistik dari PKK dan Dharma Wanita
Selain dukungan personel dan peralatan, bantuan logistik mengalir kepada para petugas dan relawan. Dian mengapresiasi peran berbagai pihak, termasuk ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita, yang datang langsung ke lokasi untuk memberikan semangat, makanan, dan minuman kepada personel di lapangan.
Ia menegaskan, kebakaran di kawasan Gunung Ciremai bukan hanya menjadi persoalan Kabupaten Kuningan, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan solidaritas antardaerah.
"Kalau bukan oleh kita, oleh siapa lagi. Ini masalah kita semua, bukan hanya masalah Kuningan," ujarnya.
Dian berharap dukungan seluruh pihak serta doa masyarakat dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran sehingga kondisi kawasan Gunung Ciremai segera pulih dan api dapat dipadamkan sepenuhnya.