Pencarian

Lapas Indramayu Panen Perdana Jamur Tiram, Bekali Warga Binaan Keterampilan Wirausaha Sebelum Bebas

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:07:01 WIB
Lapas Indramayu Panen Perdana Jamur Tiram, Bekali Warga Binaan Keterampilan Wirausaha Sebelum Bebas
Warga binaan Lapas Kelas II B Indramayu memanen jamur tiram hasil budidaya mandiri sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

INDRAMAYU — Puluhan warga binaan Lapas Kelas II B Indramayu kini tak hanya menjalani masa hukuman di balik jeruji besi. Mereka dibekali keterampilan merawat dan memanen jamur tiram, mulai dari penyiapan media tanam hingga proses pemanenan.

Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Fery Berthoni, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang produktif. Ia menegaskan, hasil panen perdana menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk bernilai jual.

“Panen jamur perdana ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” kata Fery di Indramayu, Selasa.

Dari Media Tanam hingga Panen, Warga Binaan Dilibatkan Penuh

Seluruh tahapan budidaya jamur dikerjakan langsung oleh warga binaan. Mereka belajar menyiapkan baglog, menjaga kelembaban kumbung, hingga memetik jamur yang siap panen.

Fery menjelaskan, keterlibatan penuh ini bertujuan agar warga binaan memahami seluruh siklus usaha jamur. Pengalaman langsung itu diharapkan menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri, produktif, dan memiliki nilai ekonomi setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.

Bukan Sekadar Pelatihan, Ada Target Produksi Berkelanjutan

Lapas Indramayu tidak berhenti pada panen perdana. Fery menuturkan, budidaya jamur akan terus didorong dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas warga binaan.

Hasil panen dari setiap siklus akan menjadi bahan evaluasi. Lapas berencana meningkatkan kualitas budidaya dan produktivitas pada tahap pengembangan berikutnya.

“Kami berkomitmen terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif, bernilai ekonomis, dan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan serta semangat hidup mandiri,” kata Fery.

Keterampilan yang Langsung Bisa Dijual di Pasar

Jamur tiram dipilih karena proses budidayanya relatif sederhana dan pasar yang cukup luas. Warga binaan yang telah dibekali keterampilan ini diyakini mampu memulai usaha serupa secara mandiri setelah bebas nanti.

Program ini menjadi salah satu dari sekian banyak kegiatan pembinaan di Lapas Indramayu yang berfokus pada kemandirian ekonomi. Dengan keterampilan konkret seperti budidaya jamur, risiko warga binaan kembali melakukan tindak pidana diharapkan bisa ditekan.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks