Harga Jaecoo J5 EV Indonesia vs Malaysia Beda 67 Persen, Baterai Justru Lebih Besar

Penulis: Ivan Setiawan  •  Selasa, 08 September 2026 | 16:21:32 WIB
Jaecoo J5 EV meluncur di Malaysia dengan harga setara Rp 518 juta, lebih mahal 67 persen dibandingkan varian Premium di Indonesia yang dibanderol Rp 309,9 juta.

JAWA BARAT — Jaecoo J5 EV baru saja meluncur di Malaysia dengan harga RM118.800 OTR tanpa asuransi. Jika dikonversi, angkanya menyentuh Rp 518 juta — lebih mahal 67 persen dibandingkan varian Premium di Indonesia yang dipatok Rp 309,9 juta OTR Jakarta.

Perbedaan mencolok ini langsung memicu pertanyaan: apa yang sebenarnya dibeli konsumen di masing-masing negara? Ternyata, bukan cuma banderol yang berbeda.

Baterai Indonesia Paling Besar, Malaysia di Tengah

Jaecoo J5 EV Malaysia memakai baterai 58,9 kWh LFP dari CATL. Thailand mendapat yang lebih kecil, 50,6 kWh. Sementara Indonesia justru dibekali paket terbesar, 60,9 kWh.

Ketiga negara menggunakan pemasok baterai berbeda. Artinya, harga murah di Indonesia tidak datang dari pengurangan kapasitas energi — justru sebaliknya.

Kenapa Selisihnya Bisa Rp 208 Juta?

Bahan yang tersedia tidak merinci komponen biaya seperti pajak, insentif, atau ongkos produksi di tiap pasar. Yang pasti, jarak harga Rp 208 juta bukan angka kecil untuk segmen EV kompak.

Di Malaysia, J5 EV bersaing di kelas yang lebih tinggi secara harga. Di Indonesia, posisinya jauh lebih agresif dan berpotensi mengganggu pemain lain di rentang Rp 300 jutaan.

Yang Perlu Digarisbawahi

Konsumen Indonesia mendapat baterai terbesar dengan harga terendah di antara tiga negara. Namun perlu dicatat, spesifikasi pengisian daya, fitur keselamatan, dan kelengkapan standar antar varian belum bisa dibandingkan dari data yang ada.

Untuk pasar domestik, angka Rp 309,9 juta membuat J5 EV masuk kategori EV entry-level yang kompetitif. Tapi keputusan pembelian sebaiknya menunggu hasil uji daya tempuh riil dan ketersediaan jaringan servis, bukan sekadar melihat kapasitas baterai di atas kertas.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: otomotif.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top