CIREBON — Panitia Konferda PWI Kabupaten Cirebon mencatat dua anggota yang telah mengambil formulir dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua untuk periode 2026-2029. Keduanya adalah Maman Suharman dan Mamat Rahmat, yang sama-sama tercatat sebagai anggota aktif organisasi wartawan tersebut.
Ketua Panitia Konferda PWI Kabupaten Cirebon, Samsul Huda, menyatakan masa pendaftaran masih terbuka lebar bagi anggota lain yang memenuhi persyaratan. Panitia tidak membatasi jumlah kandidat yang ingin bertarung dalam ajang lima tahunan organisasi ini.
"Kami tidak membatasi, siapapun anggota yang telah memenuhi syarat boleh mendaftarkan diri," ujar Samsul kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).
Maman Suharman menjadi salah satu nama yang dinilai memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal berharga dalam kontestasi kali ini.
Avip Setiawan, anggota PWI Kabupaten Cirebon, menilai kapasitas Maman sebagai wartawan senior sudah teruji. "Pengalaman beliau menjadi seorang wartawan cukup mumpuni, sehingga layak untuk melanjutkan estafet kepemimpinan periode sebelumnya," ujarnya.
Sementara itu, Mamat Rahmat juga tercatat resmi mendaftar dalam bursa calon ketua. Namun demikian, peta persaingan masih bisa berubah mengingat masa pendaftaran yang belum berakhir.
Panitia telah menyusun agenda tahapan pemilihan secara berjenjang. Setelah penutupan pendaftaran pada 10 September pukul 23.59 WIB, panitia akan memverifikasi berkas para bakal calon beserta peserta Konferda.
Verifikasi dijadwalkan berlangsung pada 11-12 September 2026. Nama-nama yang dinyatakan lolos verifikasi kemudian ditetapkan sebagai calon tetap Ketua PWI Kabupaten Cirebon pada 13 September 2026.
"Usai penetapan calon, baru kita akan menggelar Konferda PWI Kabupaten Cirebon pada 15 September 2026," beber Samsul.
Konferda tahun ini menjadi agenda penting karena tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua baru. Forum tersebut juga menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode berjalan sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi untuk tiga tahun ke depan.
Samsul berharap seluruh rangkaian Konferda dapat berjalan tertib dan menghasilkan pengurus yang mampu menjaga marwah profesi wartawan di tengah derasnya arus perubahan industri media.
"Semoga Konferda berjalan dengan lancar dan menghasilkan pengurus yang menjunjung tinggi etika jurnalistik," tegas Samsul.
Kepemimpinan baru nantinya dihadapkan pada tantangan adaptasi teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Tuntutan kecepatan publikasi kini berjalan beriringan dengan kebutuhan menjaga akurasi serta independensi pemberitaan. Kandidat yang terpilih kelak dituntut mampu merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan anggota di lapangan.