SUMEDANG — Sebanyak 1.404 mahasiswa IPDN resmi dilantik menjadi Pamong Praja oleh Presiden Prabowo Subianto di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026). Pelantikan ini menjadi puncak dari rangkaian pendidikan bagi para calon abdi negara yang akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Dari total 1.404 lulusan, mayoritas merupakan program sarjana terapan ilmu pemerintahan yang berjumlah 1.204 orang. Selain itu, terdapat 73 lulusan program magister terapan ilmu pemerintahan, 45 lulusan program doktor ilmu pemerintahan, dan 82 lulusan program pendidikan profesi kepamongprajaan.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dan dedikasi bagi para pamong praja yang baru dilantik. "Mereka adalah garda terdepan dalam pelayanan publik di tingkat daerah," ujar Presiden Prabowo dalam pidato yang dikutip dari keterangan resmi.
Pelantikan ini menjadi sinyal positif bagi pemerintah daerah yang membutuhkan tenaga aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten. Para lulusan IPDN dididik khusus untuk menjadi birokrat yang memahami tata kelola pemerintahan dari tingkat desa hingga provinsi.
Dengan adanya tambahan ribuan pamong praja baru, diharapkan proses regenerasi birokrasi di berbagai daerah dapat berjalan lebih cepat. Mereka akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengisi posisi strategis di dinas-dinas pemerintahan.
Kampus IPDN Jatinangor sendiri merupakan pusat pendidikan kepamongprajaan terbesar di Indonesia. Lokasinya yang berada di Kabupaten Sumedang menjadikan daerah ini sebagai salah satu sentral pendidikan aparatur negara.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara serta keluarga para lulusan. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal resmi pemerintah untuk menjangkau masyarakat luas yang ingin menyaksikan momen bersejarah tersebut.